Berita

Masjid Terapung Samudera Ilahi Pessel Diresmikan Jumat 2 Februari

14
×

Masjid Terapung Samudera Ilahi Pessel Diresmikan Jumat 2 Februari

Sebarkan artikel ini
masjid terapung samudera ilahi
Masjid Terapung Samudera Ilahi bertempat di Pantai Carocok Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, rencananya bakal diresmikan pada Jumat (5/2).

PESSEL, Hantaran.co – Masjid Terapung Samudera Ilahi bertempat di Pantai Carocok Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, rencananya bakal diresmikan pada Jumat (5/2).

“Ya, pada hari tersebut bakal dilakukan salat Jumat perdana dengan khatib Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. H. Eka Putra Wirman,” ujar Plh. Sekda Pessel, Muskamal, di Painan, Jumat (28/1).

Berdasarkan laporan Plt. Kepala Dinas PU-TR, Pessel, Syahriwan, saat ini pembangunan masjid terapung tersebut sudah selesai 100 persen, dan siap untuk diresmikan sebagaimana mestinya.

Baca Juga  PWI Pasaman Jalin Silaturahmi dengan Kajari Pasaman, Perkuat Sinergi Pers dan Kejaksaan

Muskamal menyebutkan, semula acara peresmian masjid terapung Samudera Ilahi bakal diisi dengan tabliq akbar oleh Ustad Abdul Somad (UAS), namun karena kondisi masih dalam masa pandemi Covid-19, rencana tersebut terpaksa dibatalkan.

“Hal ini juga untuk menghindari adanya kerumunan massa, akhirnya pihak panitia terpaksa membatalkan rencana untuk mengundang UAS,” tuturnya.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan peresmian masjid terapung Samudera Ilahi” di Carocok Painan, panitia harus tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Diketahui, masjid terapung Samudera Ilahi dibangun di atas lahan seluas 1.795 M2, dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan bangunan inti yakni tempat shalat dengan kapasitas 300 jemaah, selasar, 2 menara setinggi 32 meter, dan taman.

Baca Juga  Tangisan Bupati Yulianto di Lokasi Longsor Sinuruik, Saat Doa Bersama Penuhi Haru, Pencarian Korban Terus Dimaksimalkan

Pembangun masjid terapung di objek wisata Pantai Carocok Painan, dengan biaya Rp27,5 miliar oleh Pemkab Pessel, hal tersebut sebagai upaya mewujudkan pariwisata halal, dan membangun ikon baru pariwisata di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

(Okis/Hantaran.co)