HukumPadang

Razia Balap Liar di Jalan Chatib Sulaiman, Polisi Sita Saratusan Kendaraan

19
×

Razia Balap Liar di Jalan Chatib Sulaiman, Polisi Sita Saratusan Kendaraan

Sebarkan artikel ini
balap liar chatib sulaiman
Polresta Padang mengamankan seratusan kendaraan bermotor dari hasil razia balap liar di sepanjang Jalan Chatib Sulaiman, Minggu (31/1) dini hari.

PADANG, Hantaran.co – Polresta Padang mengamankan seratusan kendaraan bermotor dari hasil razia balap liar di sepanjang Jalan Chatib Sulaiman, Minggu (31/1) dini hari.

Kepala Bagian Operasional Polresta Padang, Kompol Alwi Askar mengatakan, razia balap liar ini dilakukan karena aksi para pembalap liar di jalan Chatib Sulaiman ini sangat meresahkan, membahayakan pengemudi lain yang melintas, dan banyak sekali keluhan dari masyarakat terhadap aktivitas balapan liar tersebut.

“Razia ini kami lakukan karena banyak laporan dari masyarakat terhadap aksi mereka, dan kegiatan balapan sangat membahayakan pengemudi lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Siapkan Diri Untuk Ujian CPNS. Padang Usulkan 914 Formasi ASN

Alwi mengatakan, sebanyak 110 personil gabungan diturunkan, dan dibagi menjadi dua regu dengan arah yang saling berlawanan untuk mengepung Khatib Sulaiman.

“Untuk personil yang berpakaian preman kami lakukan penyusupan dan bayangi setiap kendaraan yang akan diambil,” ujarnya lagi.

Ratusan kendaraan berhasil diamankan, di antaranya kendaraan roda empat dan roda dua beserta pengendaranya, yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan, menggunakan knalpot blong dan tidak sesuai standar, dan mereka bisa mengambil kendaraannya dengan menunjukan BPKB dan STNK, serta mengembalikan kendaraannya sesuai dengan standar pabrik.

Baca Juga  Kabur saat Dicegat Polres Solok, Bandar Narkoba Buang Sekarung Ganja ke Sungai

Dikatakannya, operasi balap liar ini akan terus dilakukan setiap malam Minggu dan waktu-waktu tertentu, supaya mempunyai efek jera terhadap pembalap liar dan tidak melakukan balapan di jalan umum.

“Agar mereka jera, razia ini akan terus kami lakukan, karena efeknya bisa membayakan diri mereka sendiri dan orang lain, terutama warga sekitar dan pengendara yang melintas di jalan tersebut,” ujarnya.

(Fardi/Hantaran.co)