BeritaPeristiwa

Malam Mencekam di Palupuah: Satu Warga Hilang Tertimbun Longsor, Operasi SAR Berlanjut Hingga Esok

15
×

Malam Mencekam di Palupuah: Satu Warga Hilang Tertimbun Longsor, Operasi SAR Berlanjut Hingga Esok

Sebarkan artikel ini
Satu Warga Hilang Tertimbun Longsor, Operasi SAR Berlanjut Hingga Esok
Satu Warga Hilang Tertimbun Longsor, Operasi SAR Berlanjut Hingga Esok. ist/BASARNAS

AGAM, HANTARAN.Co — Deru hujan yang tak kunjung reda berubah menjadi duka di Jorong Peninggiran Bawah, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Satu warga dilaporkan hilang setelah longsor menerjang kawasan perbukitan pada Selasa malam, meninggalkan kecemasan mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kembali digencarkan pada Rabu (tanggal tidak disebutkan) setelah satu warga dilaporkan hilang akibat tertimbun material longsor di Jorong Peninggiran Bawah, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam.

Baca Juga  Peroleh Dukungan 24.434, Agus Susanto - Rommy Candra Ukir Sejarah

Korban diketahui bernama Daud (37), laki-laki, warga setempat yang hingga kini belum ditemukan. Informasi resmi ini telah dikonfirmasi langsung kepada pihak keluarga oleh petugas di lapangan.

Hingga sore hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil (nihil). Kondisi medan yang licin dan tebalnya timbunan material longsor membuat tim SAR menghentikan operasi saat hari mulai gelap. Pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan memperluas sektor penyisiran.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari berbagai institusi, antara lain: Basarnas Padang: 12 personel, Koramil 12 Palupuah: 6 personel, Polsek Palupuah: 6 personel,Damkar Biaro: 6 personel, Perangkat nagari: 2 orang,Masyarakat setempat: sekitar 30 orang

Baca Juga  Dua Pencuri Berani Gasak Barang Rp120 Juta di Padang Utara, Polisi Sigap Tangkap Saat Operasi Sikat Singgalang 2025

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi longsor masih dipantau ketat. Warga berharap pencarian esok hari dapat menemukan korban dan mengakhiri penantian keluarga yang dirundung kecemasan. (h/irh)