Berita

Masjid Tablighiyah Garegeh Bukittinggi, Masjid Bersejarah Jadi Venue MTQ Nasional ke-41

7
×

Masjid Tablighiyah Garegeh Bukittinggi, Masjid Bersejarah Jadi Venue MTQ Nasional ke-41

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, hantaran.co – Masjid Tablighiyah Garegeh merupakan salah satu dari 11 masjid yang menjadi venue/lokasi tempat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumbar di Kota Bukittinggi.

Masjid yang berdiri megah di Jalan Soekarno Hatta Bukittinggi tersebut, memiliki nilai sejarah sejak didirikan, karena pemakaian lantai satu dan lantai dua bangunan masjid diresmikan oleh tiga orang tokoh nasional.

Pada 7 November 1969 silam, pemakaian dan sholat Jum’at pertama di lantai satu masjid lama Tablighiyah Garegeh diresmikan oleh Wakil Presiden RI pertama Muhammad Hatta.

Beberapa tahun kemudian, Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) meresmikan pemakaian lantai dua masjid pada 20 Februari 1981, sekaligus shalat Jum’at pertama dilantai dua tersebut.

Selanjutnya pada 18 Maret 2022, Wakil Presiden RI ke X dan XII Muhammad Jusuf Kalla meresmikan pemakaian bangunan baru Masjid Tabligiyah Garegeh usai dibangun ulang kembali, sekaligus shalat Jum’at pertama dibangunan baru tersebut.

Baca Juga  Kota Bukittinggi Terima Penghargaan KLA Tahun 2025

Disamping meresmikan pemakaian bangunan baru, Jusuf Kalla juga melakukan peletakan batu pertama pusat pendidikan Tablighiyah yang meliputi pembangunan kembali MDTA Tabligiyah, Pondok Tahfidz Tabligiyah, TK Assalam Tabligiyah, dan Gedung Serba Guna Tabligiyah.

“Kita bersyukur masjid Tablighiyah Garegeh menjadi venue untuk cabang Hafiz 100 Hadis dengan sanad, dan Hafiz 500 Hadis tanpa sanad pada pergelaran MTQ Nasional ke 41 tingkat Provinsi Sumbar,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Garegeh Dedi Fatria, Senin (15/12).

Ia mengaku, menjadi suatu kebangaan bagi masyarakat Garegeh karena sejak masjid ini bangun pada 1963 silam, bagunan lama dan bangunan baru masjid diresmikan penggunaannya oleh tokoh tokoh berpengaruh Indonesia, seperti Muhammad Hatta, Buya Hamka dan Jusuf Kalla.

Baca Juga  Kota Bukittinggi Mantapkan Persiapan MTQ Sumbar 2025

Pada pergelaran MTQ Nasional ke 41 di Kota Bukittinggi, terdapat 11 Masjid yang menjadi lokasi tempat perlombaan cabang-cabang MTQ, diantaranya Masjid Jami’ Birugo, Masjid Jami’ Tigo Baleh, Masjid Agung Tangah Sawah, dan Masjid Jami’ Aur Kuning.

Kemudian Masjid Jami’ Mandiangin, Masjid Raudhatul Jannah, Masjid Nurul Iman, Masjid Tangah Jua, Masjid Tablighiyyah Garegeh, Masjid Al Falah Tembok, serta Masjid Mukhlisin Manggih.

Selain masjid, aula RRI Bukittinggi, Auditorium Pustaka Bung Hatta, GOR Bermawi, dan MAN 2 Bukittinggi juga difungsikan sebagai venue MTQ. Sedangkan panggung utama MTQ dipusatkan di Lapangan Wirabraja Bukittinggi.

“Ada 16 venue yang ditetapkan sebagai lokasi perlombaan MTQ. Selain Lapangan Kantin sebagai venue utama, juga ada 11 masjid dan 4 aula/auditorium yang menjadi venue MTQ,” ujar Ibnu Asis, Ketua Panitia Pelaksana MTQ Nasional ke 41 tingkat Sumbar.