Nasional

Cek Kesehatan Gratis Didorong Jadi Garda Depan, Lebih 70 Juta Warga Ikut Layanan

7
×

Cek Kesehatan Gratis Didorong Jadi Garda Depan, Lebih 70 Juta Warga Ikut Layanan

Sebarkan artikel ini
Cek

Jakarta, hantaran.Co–Tingginya beban penyakit yang sebenarnya dapat dicegah sejak dini masih menjadi persoalan utama dalam sistem kesehatan nasional. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin selama ini berdampak pada tingginya biaya pengobatan dan angka kesakitan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan.

Menjawab persoalan itu, Presiden Prabowo Subianto menempatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai pilar utama penguatan layanan kesehatan preventif nasional. Program yang digagas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini dirancang untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.

Sepanjang 2025, implementasi Cek Kesehatan Gratis menunjukkan respons publik yang sangat tinggi. Partisipasi masyarakat menjadi indikator awal bahwa hambatan akses dan biaya selama ini memang menjadi persoalan mendasar dalam layanan kesehatan preventif.

Baca Juga  Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program Magang Nasional 2026

Baca Juga : Pariaman Dorong Percepatan Penanganan Batang Mangor, 55 Rumah Rusak

Berdasarkan data terakhir Kemenkes, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis telah menembus lebih dari 70 juta peserta. Dari total 73.128.356 pendaftar, tercatat 70.292.151 orang hadir atau setara dengan tingkat kehadiran 96,12 persen.

Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah. Tingginya kehadiran peserta juga menunjukkan bahwa pendekatan promotif dan preventif mulai diterima luas oleh masyarakat.

Baca Juga  Gandeng Investor Jepang, Pesisir Selatan Siap Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa antusiasme ini menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.

“Capaian lebih dari 70 juta peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin terus meningkat. Ini merupakan fondasi penting dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan berorientasi pada pencegahan,” ujar Aji dalam rilisnya, Rabu (7/1/2026).