Opini

Pendekatan Pembelajaran Mendalam bagi Pendidik dan Murid

0
×

Pendekatan Pembelajaran Mendalam bagi Pendidik dan Murid

Sebarkan artikel ini
Pembelajaran

Pembelajaran mendalam atau deep learning dalam dunia pendidikan bukanlah sekadar trend pedagogis, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan abad ke-21.Berbeda dengan pembelajaran yang hanya menekankan pada hafalan dan informasi, pembelajaran mendalam berfokus pada pemahaman konsep yang substansial.

Pendekatan ini mendorong murid untuk menghubungkan ide-ide baru dengan pengetahuan sebelumnya. Bagi pendidik, tantangannya adalah beralih dari peran penyampai materi menjadi fasilitator yang mampu merancang pengalaman belajar yang menggugah nalar.

Inti dari pembelajaran mendalam terletak pada kemampuan metakognisi, di mana murid sadar akan proses berpikir mereka sendiri. Saat murid terlibat dalam pembelajaran mendalam, mereka tidak hanya bertanya “apa,” tetapi juga “bagaimana” dan “mengapa.”

Baca Juga  Pendidikan Seks Untuk Anak Sekolah Dasar Melalui Permainan Kartu (Index Card Match)

Baca Juga : Hari Pertama Sekolah

Proses ini melibatkan analisis kritis dari berbagai sumber informasi, dan evaluasi terhadap argumen yang ada. Dengan menguasai keterampilan ini, murid tidak lagi menjadi penerima informasi yang pasif, melainkan menjadi pembelajar mandiri yang mampu memecahkan masalah kompleks dalam berbagai situasi di kehidupan nyata.

Peran pendidik dalam hal ini sangat krusial melalui desain instruksional yang berpusat pada keterlibatan aktif. Pendidik yang berkualitas harus mampu menciptakan pertanyaan pemantik yang menantang dan proyek berbasis masalah yang relevan dan kontekstual.

Baca Juga  Bencana Sumatra, Pandangan Ekoteologis dan Krisis Kebijakan Lingkungan Indonesia

Dalam pendekatan ini, kesalahan dianggap sebagai bagian dari proses belajar yang berharga, bukan kegagalan. Pendidik harus memberikan umpan balik yang konstruktif dan berkelanjutan, membantu murid untuk terus melakukan refleksi dan perbaikan diri terhadap pemahaman yang sedang mereka bangun.