Berita

Dari Bulukumba ke Malalo, Air Menjadi Jembatan Kepedulian

0
×

Dari Bulukumba ke Malalo, Air Menjadi Jembatan Kepedulian

Sebarkan artikel ini
Bulukumba
Dari Bulukumba ke Malalo, Air Menjadi Jembatan Kepedulian. ist

Tanah Datar, HANTARAN.Co — Di tengah bentang alam Malalo yang indah namun menyimpan keterbatasan akses air bersih, harapan itu kini mulai ditanam bukan dalam kata, melainkan dalam batu pertama. Rabu (14/01/26), sebuah ikhtiar kemanusiaan dimulai di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, saat pembangunan bak penampungan air resmi dicanangkan.

Badan Amil Zakat (BAZ) Tanah Datar bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa dan Lions Club Pinisi menggelar prosesi peletakan batu pertama pembangunan bak penampungan air yang diperuntukkan bagi masyarakat setempat. Bantuan tersebut bersumber dari BAZ Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan total anggaran mencapai Rp75 juta.

Baca juga : Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,6 KM

Baca Juga  Wali Kota Bukittinggi Terima Kunjungan Kajati Sumbar

Ketua BAZ Tanah Datar, Yasmansyah, menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membangun empat titik bak penampungan air yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan ketersediaan air bersih.

“Ya, kita akan membangun empat titik bak penampungan air untuk masyarakat. Bantuan ini berasal dari BAZ Bulukumba,” ujar Yasmansyah di sela kegiatan.

Dari Bulukumba ke Malalo, Air Menjadi

Ia menegaskan, pembangunan bak penampungan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi wujud kepedulian lintas daerah dalam menjawab persoalan krusial yang dihadapi masyarakat Malalo.

Sementara itu, perwakilan Perhimpunan Indonesia Tionghoa dan Lions Club Bulukumba Pinisi, Chris Tamrin, menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna. Ia berharap fasilitas yang dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Baca Juga  Warga Solsel Minta Kemenko Marves Pacu Perbaikan Jalan

“Tolong bantuan ini dirawat. Semoga bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat ke depannya, sekaligus menjadi tali silaturahmi antara Bulukumba dan Tanah Datar,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD Bulukumba, pimpinan BAZ, serta unsur Forkopimda Tanah Datar. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menegaskan bahwa air sebagai sumber kehidupan juga mampu menjadi penghubung kepedulian antarwilayah, dari Sulawesi Selatan hingga ranah Minang. (h/rhy)

Penulis: Rezky AryendiEditor: Irham Kurniawan