Berita

Bupati Solok Selatan Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumbar

0
×

Bupati Solok Selatan Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Bupati
Bupati Solok Selatan Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumbar. ist

Solok Selatan, HANTARAN.Co — Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (13/01/26).

‎Rakor tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gubernur Sumatera Barat, serta para kepala daerah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

Baca juga : Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani Sampaikan Kondisi Pasca Banjir Kepada Kemendagri Tito Karnavian

Dalam rakor itu dibahas berbagai upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya pada pemulihan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.

Baca Juga  Kota Bukittinggi Tuan Rumah Minang Geopark Run 2023

‎Pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar proses pemulihan berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Selain pemulihan fisik, perhatian juga diarahkan pada pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Bupati Solok Selatan Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumbar



‎Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam rakor tersebut merupakan wujud komitmen daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

‎Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya bersifat darurat, tetapi harus disertai perencanaan jangka panjang yang berorientasi pada mitigasi dan pencegahan.

‎“Melalui koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat dan provinsi, kita berharap upaya rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Khairunas.

‎Rakor ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman antar daerah dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, sekaligus memperkuat kesadaran bersama bahwa pembangunan berkelanjutan harus berjalan seiring dengan pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesiapsiagaan bencana. (h/abd)

Baca Juga  Nabila Nasyilla Sandi, Siswa SMP Negeri 3 Kota Bukittinggi Duta Anak Literasi Tahun 2025
Penulis: Abdul Qodir