Peristiwa

Ruko Indonesia Bakery di Padang Dilalap Si Jago Merah

4
×

Ruko Indonesia Bakery di Padang Dilalap Si Jago Merah

Sebarkan artikel ini

PADANG, HANTARAN.CO — Sunyi dini hari di kawasan Jalan Thamrin, Kota Padang, mendadak pecah oleh kobaran api. Satu unit rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai tempat usaha Indonesia Bakery terbakar hebat pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 01.10 WIB, memicu kepanikan warga di lingkungan padat bangunan tersebut.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada pukul 01.10 WIB. Tak berselang lama, enam unit armada pemadam langsung diberangkatkan dari markas komando dan tiba di lokasi pukul 01.18 WIB, menempuh jarak sekitar 2,6 kilometer.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat membesar dari area dapur oven tempat produksi roti. Menyadari potensi bahaya yang mengancam bangunan sekitar, saksi segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak pemadam kebakaran.

Petugas yang dibantu warga setempat bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan. Setelah berjibaku hampir setengah jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 01.45 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, satu petak ruko dengan luas terbakar sekitar 4×10 meter persegi mengalami kerusakan berat. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Sebanyak satu kepala keluarga dengan tiga orang penghuni terdampak, namun seluruhnya dipastikan dalam kondisi selamat dan tidak ada yang harus mengungsi.

Kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp150 juta. Berkat kesigapan petugas, api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Dua petak ruko yang berada di dekat lokasi kejadian berhasil diselamatkan, dengan nilai aset terselamatkan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Sebanyak 75 personel pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan insiden di kawasan yang dikenal ramai aktivitas masyarakat tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang kembali mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan produksi guna meminimalkan risiko kebakaran, terutama di kawasan padat bangunan. (*)