BeritaPeristiwa

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan 7 Remaja Yang Tersesat di Hulu Sungai Ranggeh Kabupaten Agam

6
×

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan 7 Remaja Yang Tersesat di Hulu Sungai Ranggeh Kabupaten Agam

Sebarkan artikel ini
SAR
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan 7 Remaja Yang Tersesat di Hulu Sungai Ranggeh Kabupaten Agam. ist

AGAM, HANTARAN.Co – Tim Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil menemukan tujuh orang remaja yang sebelumnya dilaporkan tersesat di kawasan Hulu Sungai Ranggeh, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Minggu (25/1/26) malam.


Seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim Operasi pencarian dan pertolongan Gabungan pada Senin (26/1/26) dini hari.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi langsung bahwa ketujuh korban tersebut berhasil dievakuasi setelah terjebak di area bekas titik banjir bandang Kenagarian Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam.


Peristiwa bermula saat rombongan yang terdiri dari Fahri (14 tahun), Fakhri (21 tahun), Rifal (16 tahun), Bima (17 tahun), Andika (21 tahun), Farel (16 tahun), dan Romi (17 tahun) pergi menuju hulu sungai pada Minggu pagi (25/1/2026) pukul 09.00 WIB. Mereka direncanakan kembali pada hari yang sama pukul 16.00 WIB.

Baca juga : Bisnis Kuliner di Singapura Tertekan, Warung Nasi Padang Tertua Tutup


Namun, hingga pukul 21.22 WIB rombongan remaja tersebut tidak kunjung kembali ke posko. Hingga Diana (pelapor dari pihak keluarga korban) melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Padang. Masyarakat sempat melakukan pencarian mandiri terhadap korban, namun belum membuahkan hasil.


“Kami menerima informasi pukul 21.22 WIB dan segera mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Agam menuju lokasi kejadian (LKP). Estimasi perjalanan sekitar satu jam lebih untuk mencapai titik koordinat pencarian,” ujar Abdul Malik.

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan 7


Katanya, Tim Operasi pencarian dan pertolongan Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran di tengah medan hulu sungai yang cukup berat.


“Dalam operasi pencarian cuaca terpantau berawan. Tapi tim di lapangan menghadapi kendala jarak pandang yang sangat terbatas karena operasi dilakukan pada tengah malam,” ujarnya.


Ia menambahkan, ketujuh korban yang tersesat tersebut berhasil ditemukan oleh Tim Operasi pencarian dan pertolongan Gabungan pada pukul 00.38 WIB.


“Rombongan sampai di Posko Utama pada pukul 02.15 WIB setelah menempuh dua jam perjalanan evakuasi,” ujarnya.


Berdasarkan pemeriksaan medis awal,Romi (17 tahun) mengalami cedera alat gerak. Andika (21) mengalami luka luar, sementara lima korban mengalami kelelahan.


Lebih lanjut dikatakan Abdul Malik, Operasi SAR dinyatakan selesai setelah seluruh korban diserahkan ke pihak keluarga masing-masing.
“Operasi SAR di Hulu Sungai Ranggeh resmi kami usulkan untuk ditutup pada pukul 2.50 WIB setelah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya. (h/dna)