Padang, hantaran. Co– Kunjungan wisatawan ke Kota Padang sepanjang 2025 menunjukkan tren positif meski diwarnai bencana banjir pada akhir tahun. Bahkan, sebelum bencana terjadi pada penghujung November, capaian kunjungan wisatawan tercatat telah melampaui target tahun sebelumnya.
Namun, kondisi bencana dan proses pemulihan pasca bencana membuat grafik kunjungan pada Desember 2025 mengalami penurunan.
Baca Juga : Keraguan Warga Meninggalkan Batu Busuk
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menjelaskan bahwa secara umum performa pariwisata Kota Padang pada 2025 cukup menggembirakan. Ia menjelaskan, pada awal hingga pertengahan November, situasi pariwisata masih berada dalam kondisi normal dan tren kunjungan wisatawan terus meningkat.
“Sebelum bencana terjadi, target kunjungan kita sudah melampaui capaian tahun lalu. Biasanya grafik memang naik di akhir tahun, tetapi karena bencana pada akhir November, Desember justru mengalami penurunan,” ujar Yudi beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pariwisata menargetkan 4,7 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), realisasi kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) bahkan mencapai 5.320.498 orang, melampaui target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, secara bulanan kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025 menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh kalender libur nasional dan hari besar keagamaan. Puncak kunjungan terjadi pada April 2025 dengan 621.612 orang, didorong oleh momentum libur Lebaran. Sebaliknya, penurunan signifikan terlihat pada Februari–Maret serta November–Desember.
Jumlah Wisatawan di Desember Menurun
Pada Januari, sambungnya lagi, kunjungan wisatawan tercatat 455.268 orang, dipengaruhi libur awal tahun. Februari dan Maret mengalami penurunan masing-masing menjadi 374.077 orang dan 363.837 orang. Pasca lonjakan Lebaran, kunjungan kembali stabil di kisaran 459 ribu hingga 499 ribu orang pada Mei hingga Juli, sebelum kembali menurun menjelang akhir tahun.
Khusus Desember 2025, katanya, kunjungan wisatawan tercatat 404.437 orang, angka yang relatif rendah jika dibandingkan dengan karakteristik libur akhir tahun. Penurunan ini dipicu oleh bencana banjir yang melanda Kota Padang dan berdampak langsung pada aktivitas pariwisata.
“Keamanan dan kenyamanan adalah faktor utama bagi wisatawan. Kondisi bencana tentu memengaruhi orang untuk berkunjung, ujarnya.






