Pesisir Selatan

Baitul Mukminin, Kapal yang Akhirnya Berlayar

5
×

Baitul Mukminin, Kapal yang Akhirnya Berlayar

Sebarkan artikel ini
Baitul Mukminin

PESISIR SELATAN, HANTARAN.CO — Jumat (30/1/2026), angin dari arah Sutera berhembus pelan, seolah ikut menyaksikan sebuah penantian panjang yang akhirnya berakhir. Di Nagari Koto Taratak, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), langkah-langkah warga mengarah ke satu titik yang sama, Musala Baitul Mukminin, yang hari itu tak lagi sekadar musala.

Doa yang bertahun-tahun menggantung di langit nagari akhirnya turun ke bumi. Baitul Mukminin resmi beralih status menjadi masjid.

Tak ada sorak berlebihan. Yang terdengar justru lirih doa, senyum yang ditahan dan mata-mata yang basah oleh rasa syukur. Bagi warga Koto Taratak, perubahan ini bukan soal bangunan semata, melainkan tentang kesabaran yang diuji dan keyakinan yang tak pernah padam.

“Kami sudah lama bermimpi,” kata Bayu, tokoh masyarakat Koto Taratak, suaranya pelan. “Sempat tertunda, bahkan hampir putus. Tapi niat baik selalu menemukan jalannya.”

Masjid yang akan dibangun ini bukan tanpa simbol. Desainnya menyerupai kapal, ikon yang sarat makna. Di tengah gelombang kehidupan, masjid diharapkan menjadi tempat berlabuh, tempat menyelamatkan iman dari arus yang kerap tak ramah.

Seperti kapal Nabi Nuh, kata Buya Dalisman, masjid ini bukan hanya tempat singgah, tetapi jalan keselamatan.

“Kalau kita naik dengan keyakinan dan ibadah, Insya Allah kita akan selamat,” tuturnya.

Dukungan mengalir dari berbagai penjuru. Dari tangan-tangan sederhana di kampung, hingga doa dan bantuan para perantau. Hingga hari peresmian, dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp241 juta, ditambah material bangunan yang datang satu per satu, seperti potongan harapan yang dirangkai bersama.

Wali Nagari Koto Taratak, Suher Farmin, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut.

“Tanpa kekompakan dan dukungan masyarakat, mustahil masjid ini bisa terwujud. Mari kita ramaikan dan memakmurkan masjid ini bersama-sama,” ajaknya.