Olahraga

Penalti Semen Padang FC Lawan Persita Tak Masuk Akal

0
×

Penalti Semen Padang FC Lawan Persita Tak Masuk Akal

Sebarkan artikel ini

Padang, hantaran.Co–Persita Tangerang kembali tumbang setelah kalah dari tuan rumah Semen Padang FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Sebelumnya tim berjuluk Pendekar Cisadane itu juga dipermalukan Persija Jakarta 0-2 di Indomilk Arena Jumat, (30/1/2026) lalu.

Gol penentu kemenangan Semen Padang FC berasal dari titik putih. Diego Mauricio yang jadi algojo penalti sukses memperdaya Igor Rodriguez.
Setelah kebobolan di menit akhir, Pelatih Persita Carlos Pena tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Timnya harus menyerah dari tuan rumah.

Baca Juga : Ravy Tsouka Tumbang Lawan Persita, Gula Darah Rendah

Keputusan wasit yang menunjuk titik putih di masa tambahan waktu dinilai Pena tak masuk akal. Persita Tangerang pun harus pasrah kehilangan poin di laga yang berjalan tak mudah itu.

Baca Juga  Semen Padang FC Bersih-Bersih Peninggalan Almeida, Ditargetkan 6 Pemain Asing Baru Datang

Pena menilai, kualitas kepemimpinan wasit di liga Indonesia tidak mengalami perkembangan signifikan sepanjang musim.

“Klub mungkin akan melakukan sesuatu (protes resmi), tapi saya merasa itu akan sia-sia karena kejadian ini terus berulang. Sangat mengecewakan karena poin kami hilang akibat keputusan seperti itu,” ujarnya.

Pemain Semen Padang FC Akui Bukan Penalti

Carlos Pena bahkan menyebut pernyataan dari pemain Semen Padang FC yang mengakui situasi tersebut bukan penalti.

“Penyerang mereka bahkan mengatakan kepada saya di akhir laga, kalau itu bukan penalti,” ujarnya.

Baca Juga  LAGA PERDANA POPNAS 2025, TIM SEPAK BOLA SUMBAR SIAP TANTANG BALI

Selain itu, katanya dalam laga tersebut banyak pelanggaran dan tendangan bebas yang didapatkan untuk kedua tim. Sehingga ia menilai laga sedikit terganggu karena terlalu banyak terjeda.

“Sepanjang laga tidak banyak peluang terjadi untuk kedua tim, banyak juga tendangan bebas untuk kedua tim. Tendangan bebas, lemparan ke dalam dan sepak pojok,” ujarnya.

Dalam laga itu, Pena menilai kedua tim Sama-sama minim peluang. Anak asuhnya menghadapi tembok pertahanan Semen Padang yang tampil solid sepanjang laga.

“Semen Padang FC bertahan dengan baik. Kami berusaha menyerang melalui berbagai area dengan kecepatan pemain sayap,” ujarnya.