PASAMAN BARAT, HANTARAN.Co – Masyarakat di sepanjang ruas jalan Simpang Tiga Alin menuju Paraman Ampalu kini bisa bernapas lega. Jalan sepanjang 3,5 kilometer yang sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui, kini telah rampung diperbaiki melalui aksi gotong royong dan donasi berbagai pihak.
​Perbaikan berupa penimbunan jalan menggunakan material koral dan split sebanyak kurang lebih 40 ton ini merupakan inisiatif kolaboratif antara anggota DPRD setempat, pemerintah kecamatan, pengusaha lokal, Pengusaha Sawah Lunto, Jon BMK Talawi, serta para perantau yang tergabung dalam Perantau Ranah Kenaekan Sekitar (RKS) Kota Padang.
​Haskim Yusuf, salah seorang tokoh masyarakat setempat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya perbaikan ini. Menurutnya, selama ini kondisi jalan yang berlubang telah banyak memakan korban dan merugikan ekonomi warga.
Baca juga : Bangkit atau Kian Tenggelam? Semen Padang FC Tanpa Ruang Santai di Kanjuruhan
​”Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur. Selama ini, akses jalan ini sangat memprihatinkan. Banyak kendaraan warga yang rusak dan tidak sedikit pengendara yang jatuh akibat lubang yang dalam,” ujar Haskim saat memberikan keterangan, Minggu (15/2/2026).
​Dampak dari perbaikan ini pun langsung dirasakan secara signifikan oleh para pengguna jalan. Selain faktor keamanan yang meningkat, waktu tempuh masyarakat pun terpangkas hingga 50 persen.
​”Dulu, untuk melewati rute Simpang Tiga Alin ke Paraman saja memakan waktu sekitar 40 menit karena harus sangat berhati-hati. Sekarang, setelah ditimbun dan diratakan dengan alat berat, waktu tempuh menjadi hanya 20 menit saja,” tambah Haskim.
Akses Jalan Simpang Tiga Alin-Paraman Ampalu
​Inisiatif ini bermula dari kepedulian anggota DPRD setempat, Sulaiman, S.Sos dari Fraksi Partai PKS dan pihak kecamatan yang melihat urgensi perbaikan akses jalan tersebut. Tanpa hanya menunggu anggaran pemerintah yang membutuhkan proses waktu, Sulaiman bergerak cepat merangkul para pengusaha lokal dan komunitas perantau RKS Kota Padang untuk memberikan kontribusi nyata bagi kampung halaman.
​Masyarakat berharap aksi peduli seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan, terutama untuk fasilitas umum lainnya yang membutuhkan penanganan segera.
​”Semoga ke depannya makin banyak pengusaha dan perantau kita yang peduli dengan keadaan kampung. Kami mendoakan semoga semua pihak yang terlibat diberikan kesehatan, dimudahkan rezekinya, dan apa yang telah diberikan dicatat sebagai amal ibadah,” tutup Roni.
​Hingga saat ini, arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa harus khawatir akan kondisi jalan yang membahayakan. (h/fdl)





