Kesehatan

Gawat, Laki-Laki Putus Cinta Bisa Disfungsi Ereksi

1
×

Gawat, Laki-Laki Putus Cinta Bisa Disfungsi Ereksi

Sebarkan artikel ini
disfungsi

Patah hati atau putus cinta bagi laki-laki seringkali hanya dianggap urusan perasaan belaka. Padahal, saat seseorang terlalu larut dalam kesedihan, kondisi ini bisa menjalar ke fisik, seperti disfungsi ereksi (DE).

Disfungsi ereksi yakni ketidakmampuan mencapai/mempertahankan ereksi, terbagi menjadi psikogenik (mental) dan organik (fisik).

Baca Juga : Tips Tetap Nyaman Beraktivitas Saat Puasa

Menurut Menurut Guru Besar Bidang Urologi dan spesialis urologi konsultan, Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K) dari Siloam Hospitals Asri patah hati dan DE termasuk ke dalam faktor psikogenik.

“Biasanya kalau gangguan ereksi itu psikogenik, kejadiannya mendadak. Jadi yang tadinya ok ok saja, tiba-tiba jelek,” kata Prof Nur.

Baca Juga  1,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kembali Tiba di Tanah Air

Disfungsi Ereksi Disebabkan Dua Faktor

Prof Nur menambahkan, DE yang disebabkan dua faktor yakni psikogenik dan organik, akan lebih susah untuk disembuhkan.

“Tapi kalau ada faktor organiknya, turunnya (DE) pelan-pelan. Paling banyak dan paling berat karena penyakit DM (diabetes). Jadi pasiennya banyak, nyembuhinnya juga susah dibanding ereksi sebab lain,” katanya

Saat DE disebabkan oleh faktor psikogenik, penanganannya terbilang lebih mudah dan beragam seperti obat-obatan tertentu macam viagra atau levitra.

Prof Nur mengatakan DE yang disebabkan faktor psikogenik, termasuk depresi karena patah hati juga tidak bersifat permanen dan masalah pikiran akan mengganggu aliran darah yang menuju ke penis.

“Orang sedang stres, apapun sebabnya itu dikeluarkan zat namanya adrenalin. Adrenalin itu akan menciutkan pembuluh darah, sementara proses ereksi itu pertama adalah rangsangan,” kata Prof Nur.

“Rangsangan bisa penglihatan, pendengaran, penciuman, rabaan. Kalau cocok ujungnya akan melebarkan pembuluh darah di penis. Kalau kita stres, pembuluh darahnya akan menciut, ya turun lah,” tutupnya.

Baca Juga  PT Semen Padang Terus Pacu Percepatan Vaksinasi