BeritaPasaman

Polres Pasaman Siagakan 125 Personel Amankan Tradisi Balimau

4
×

Polres Pasaman Siagakan 125 Personel Amankan Tradisi Balimau

Sebarkan artikel ini
Polres
Polres Pasaman Siagakan 125 Personel Amankan Tradisi Balimau. ist

PASAMAN, HANTARAN.Co — Menyambut tradisi balimau yang digelar masyarakat menjelang bulan suci Ramadan, jajaran Polres Pasaman melaksanakan apel kesiapan pengamanan, Rabu (18/01/2026).

Sebanyak 125 personel diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib di wilayah Kabupaten Pasaman.

Pengamanan dilakukan di berbagai titik lokasi pelaksanaan tradisi balimau yang tersebar di 12 kecamatan. Personel ditempatkan di pusat-pusat keramaian, jalur lalu lintas, hingga kawasan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Baca juga : Dua Hari Dicari, Aska (13) Ditemukan Tak Bernyawa di Hilir Sungai Batang Pelangai

Baca Juga  Pelantikan Pejabat Eselon IV Kejari Pasaman Berlangsung Khidmat, Kajari Tekankan Integritas dan Soliditas Tim

Kapolres Pasaman, Muhammad Agus Hidayat, SH, SIK, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran aparat bertujuan memberi rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, tradisi balimau merupakan bagian dari kearifan lokal yang perlu dijaga bersama. Namun demikian, pengamanan tetap diperlukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk kemacetan lalu lintas dan potensi tindak kriminalitas.

Polres Pasaman Siagakan 125 Personel

“Sebanyak 125 personel kita turunkan untuk pengamanan balimau, agar masyarakat dapat menjalankan tradisi dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.

Baca Juga  Kualitas Udara Menurun, Pemko Bukittinggi Wajibkan Pelajar Memakai Masker

Selain fokus pada pengamanan lokasi kegiatan, petugas juga disiagakan untuk mengatur arus kendaraan di sejumlah ruas jalan yang diprediksi mengalami kepadatan. Hal ini dilakukan guna mencegah kemacetan serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Kapolres menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengamanan, tetapi juga persuasif dan humanis. Personel di lapangan diinstruksikan memberikan imbauan secara santun kepada masyarakat.