Tuapejat, hantaran.co–Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lisda Hendrajoni, menemukan kisah pilu saat mengunjungi rumah warga di Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Lisda melihat langsung kondisi sebuah keluarga yang selama bertahun-tahun harus berjuang menghadapi penyakit yang diderita seorang ibu dan anaknya.
Kunjungan itu dilakukan Lisda untuk meninjau dampak kebijakan penonaktifan jutaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang belakangan menjadi perhatian di berbagai daerah.
Di salah satu rumah sederhana yang ia datangi, Lisda mendapati seorang ibu yang telah lama menderita sakit. Kondisi kesehatannya bahkan sudah memburuk sejak masa kehamilan, yang kemudian berdampak pada anak yang dilahirkannya.
Baca Juga : Kebakaran di Jalan 50 Kota Siteba, Kerugian Capai Rp500 Juta
Anak tersebut diketahui lahir dengan masalah kesehatan bawaan dan membutuhkan perhatian serta pengobatan secara terus-menerus.
“Kondisi ibu ini sudah sakit bertahun-tahun. Bahkan saat beliau hamil pun sudah dalam keadaan sakit, dan akhirnya anaknya juga lahir dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus,” ujar Lisda saat meninjau kondisi keluarga tersebut di Tuapejat, Kamis (5/3/2026).
Menurut Lisda, situasi keluarga itu semakin berat ketika bantuan PBI BPJS Kesehatan yang sebelumnya menanggung biaya pengobatan mereka justru dinonaktifkan. Padahal, baik sang ibu maupun anaknya sangat bergantung pada layanan kesehatan untuk menjalani pengobatan rutin.
“Coba bayangkan, keluarga dengan kondisi seperti ini yang harus terus berobat, ibu dan anak, justru terkena pengurangan bantuan. Ini tentu sangat memprihatinkan,” kata Lisda.





