Pendidikan

ITP Hadirkan Inovasi Pengolahan Air Bersih dan Aquaponik

0
×

ITP Hadirkan Inovasi Pengolahan Air Bersih dan Aquaponik

Sebarkan artikel ini
ITP

Padang,hantaran.co–Institut Teknologi Padang (ITP) menghadirkan inovasi teknologi pengolahan air bersih dan sistem aquaponik berbasis energi matahari untuk membantu masyarakat Kelurahan Gurun Laweh Kecamatan Nanggalo,Kota Padang, yang terdampak banjir pada November lalu.

Inovasi tersebut diserahkan kepada warga, pada Selasa (10/3/2026) sebagai bagian dari program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Program ini menggabungkan pengembangan teknologi tepat guna dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : MTsN 3 Padang Terima  Pendaftaran Murid Baru

Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., mengatakan, inovasi tersebut lahir dari kepedulian sivitas akademika terhadap kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan pascabencana, terutama terkait akses air bersih dan ketahanan pangan keluarga.

“Inovasi ini lahir dari kepedulian kami melihat kondisi masyarakat pascabanjir. Kami sangat mengapresiasi para dosen yang telah menghadirkan solusi teknologi yang sederhana, ramah lingkungan, dan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujar Maidiawati saat di lokasi.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Mengajak Generasi Muda Lestarikan Bahasa Minangkabau

Ia menyebutkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan teknologi yang dikembangkan di kampus dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat.Kami percaya teknologi tidak boleh hanya berhenti di kampus. Teknologi harus hadir di tengah masyarakat dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Teknologi yang diserahkan berupa alat pengolahan air bersih serta sistem aquaponik yang memanfaatkan energi matahari. Sistem ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.

Libatkan 50 Mahasiswa ITP

Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan sekitar 50 mahasiswa ITP dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang terjun langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Seluruh aktivitas mahasiswa dalam program tersebut dikoordinasikan oleh Ade Ryan Mustaqim dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITP.

Menurut Maidiawati, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. “Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung dari masyarakat. Melalui kegiatan ini mereka dapat melihat bagaimana ilmu dan teknologi dapat digunakan untuk membantu masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga  MIN Bukittinggi Bina Karakter Siswa dengan Kemah Pramuka Madrasah

Pengembangan inovasi tersebut dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Mesin DIII. Tim pengembang juga melibatkan Asnal Effendi, S.T., M.T. dari Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik Sarjana Terapan Fakultas Vokasi, serta Dr. Herix Sonata MS, M.Si. dari Program Studi Teknik Lingkungan.

Hafni, S.T., M.T mengatakan, teknologi tersebut juga dapat membantu warga sekitar dalam pemanfaatan tenaga surya yang bisa digunakan di Musala setempat.”Daya dari energi surya yang dihasilkan bisa dimanfaatkan juga bagi warga misalnya untuk AC di Musala setempat ini,” tambah Fafni.

Kegiatan penyerahan inovasi ini turut dihadiri oleh perwakilan Bidang Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah X, Jerry Citra, S.Kom, serta sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat setempat, termasuk perangkat kelurahan dan perwakilan Kelompok Tani Wardah Nurul Yaqin di Gurun Laweh.