Padang,hantaran.co–Memasuki musim mudik lebaran maskapai penerbangan Garuda Indonesia menambah jadwal penerbangan sebanyak 19 penerbangan dari Padang tujuan Jakarta maupun sebaliknya.
Penambahan jadwal tersebut merupakan langkah dalam mendukung mobilitas masyarakat terutama jelang Idulfitri. Peningkatan akses transportasi udara dinilai penting dalam menghadapi arus mudik dan arus balik.
Baca Juga : Garuda Indonesia Berikan THR, Harga Tiket Padang-Jakarta Rp1,1 Juta
Manager Sales dan Service Garuda Indonesia Padang, Ayu Enike menjelaskan bahwa maskapai Garuda Indonesia mengoperasionalkan sebanyak lima flight dengan kapasitas per flightnya sebanyak 162 seat.
“Penambahan layanan penerbangan pun menjadi salah satu solusi untuk mengatasi lonjakan permintaan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Lonjakan permintaan terhadap tiket pesawat tersebut terlihat dari tingkat keterisian bangku pesawat. Dari data yang dicatat oleh tingkat keterisian penerbangan dari Jakarta tujuan Padang hingga 21 Maret 2026 telah mencapai angka 100 persen.
“Untuk di atas 22 Maret masih level angka 60 persen, sedangkan penerbangan dari Padang tujuan Jakarta hingga 22 Maret diangka 50 persen berbanding terbalik dengan setelah periode lebaran dari 23-31 Maret yang sudah mencapai 90 persen,” ujarnya.
Ia berharap kebijakan ini dapat mempermudah masyarakat yang hendak bepergian. Terutama bagi warga yang ingin pulang kampung maupun menjalankan aktivitas penting menjelang Lebaran.
“Penambahan jadwal ini juga diharapkan mampu menjaga konektivitas wilayah kepulauan,” ujarnya.
Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 18 Maret 2026
Ayu menambahkan, Garuda Indonesia memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026 mendatang.
“Sementara puncak arus balik diperkiran mulai pada H+3 lebaran hingga akhir Maret,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimabau kepada seluruh pelanggan untuk memantau jadwal penerbangan untuk tiba di bandara lebih awal agar menghindari antrean saat chek-in atau pemeriksaan keamanan.
“Mengingat padatnya lalu lintas kendaraan karena musim mudik kami menyarankan penumpang untuk sampai di bandara lebih awal,” ujarnya.





