PeristiwaViral

Puluhan Alquran di Padang Pariaman Dirobek Orang Tak Dikenal

14
×

Puluhan Alquran di Padang Pariaman Dirobek Orang Tak Dikenal

Sebarkan artikel ini
alquran dirobek
Kondisi Alquran di Surau Baru Al Mumin Korong Padang Baru, Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (15/12).

PADANG PARIAMAN, Hantaran.co–Polres Padang Pariaman selidiki pelaku pengrusakan Alquran di Surau Baru Al Mumin Korong Padang Baru, Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (15/12). Setidaknya, ada 40 Alquran yang sudah dirusak oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

“Kami akan selidiki pelaku dan motif pelaku dalam pengrusakan kitab suci ini,” ujar Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman, AKP Emel Sagara.

AKP Emel mengatakan, kejadian ini diketahui pertama kali oleh salah satu santri bernama Ameli Putri (10), pelajar, Minang, Alamat Korong Kampung Bonai Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman sewaktu mengambil air minum di tempat wudhu di Surau.

Baca Juga  Korban Jiwa Gempabumi M 6.1 Sumbar Menjadi 11, Pencarian 4 Orang Hilang Masih Dilanjutkan, 13 Ribu Mengungsi

Saat itu, dirinya melihat pintu Surau dalam keadaan terbuka dan di dalam surau sudah bertebaran Alquran berbagai ukuran dilantai surau dalam keadaan sebagian robek-robek, lampu-lampu pecah, tropi berserakan serta alat pengeras suara dalam keadaan rusak dan patah.

“Tidak hanya Alquran yang dirusak pelaku, namun semua isi Surau seperti piala, buku-buku dan karpet Surau,” ujar AKP Emel.

AKP Emel menambahkan, kemudian kejadian tersebut dilaporkan kepada pengurus surau (gharin) bernama Zulhardi, 50 Tahun, Koto, Gharin, Alamat Korong Padang Baru, Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga  Empati Menyapa dari Kalimantan, PT Evans Group Indonesia Hadir untuk Warga Solok

Gharin surau melaporkan peristiwa tersebut ke Wali Korong Padang Baru bernama Ikhsan Ul Amri, (30).

“Dari Wali Korong Padang Baru saudara Ikhsan Ul Amri bersama beberapa orang warga yang melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Padang Pariaman,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan pengurus (garin) surau bernama Zulhardi bahwa pintu surau Al Mumin tidak pernah dikunci baik siang maupun malam dan surau dapat digunakan untuk umum.

“Saat ini petugas Polsek dan Polres melakukan Penyelidikan terkait peristiwa tersebut,” tambahnya.

(Chairul/Hantaran.co)