Pendidikan

SDGs Center Unand dan GIZ Jerman Gelar Pelatihan kepada 21 Lembaga Keagamaan di Sumbar

10
×

SDGs Center Unand dan GIZ Jerman Gelar Pelatihan kepada 21 Lembaga Keagamaan di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Unand
Center For Human And Sustainable Development Goals (SDGs Center) bekerja sama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ Jerman) menggelar pelatihan kepada 21 lembaga keagamaan di Sumatra Barat, di Padang, Rabu (9/6/2021). IST

PADANG, hantaran.co — Center For Human And Sustainable Development Goals (SDGs Center) bekerja sama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ Jerman) menggelar pelatihan kepada 21 lembaga keagamaan di Sumatra Barat, di Padang, Rabu (9/6/2021).

Lembaga keagamaan yang mengikuti pelatihan tersebut terdiri dari 11 lembaga Islam, tiga Protestan, tiga Katolik, dua Budha, dan satu Hindu. Program Manager, Prof. Elfindri mengatakan, lembaga keagamaan merupakan satu elemen penting dalam pencapaian tujuan SDGs Center. Selain itu, juga memiliki peran utama dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Maka dari itu kami mengajak lembaga keagamaan menjadi corong atau kunci yang bisa disebarkan nantinya di tengah masyarakat. Banyak aspek yang bisa dikejar, mulai dari peningkatan pembangunan, ekonomi, lingkungan, hukum, dan tata kelola yang dilaksanakan secara holistik dan berkesinambungan,” ujar Elfindri yang didampingi oleh Sekretaris, Edi Ariyanto.

Baca Juga  Ini Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 Kata Bupati Dharmasraya Sutan Riska

Ia menuturkan, pelatihan merupakan awal dari program yang dilaksanakan untuk mengisi pengetahuan terhadap lembaga keagamaan tersebut. Pihaknya tidak hanya mengisi pengetahuan saja, namun nantinya akan siap mendampingi bersama GIZ dalam hal apa saja yang dibutuhkan ke depannya. Selain itu, lembaga keagamaan juga dapat berperan dalam mendorong dan meningkatkan pemahaman umat atau jemaahnya dalam pencapaian kualitas hidup dan kesejahteraan yang lebih baik.

“Dengan tercapainya tujuan pada beberapa rangkaian kegiatan dalam kerangka program peningkatan kapasitas lembaga keagamaan, diharapkan akan dihasilkan aktor-aktor kunci pada organisasi keagamaan yang mampu menyampaikan dan menerapkan siklus perencanaan SDGs dalam bidang pekerjaannya,” ucap Elfindri menutup. (*)

Baca Juga  Pemkab Pessel Kembali Izinkan PBM Tatap Muka di Kecamatan Lengayang, Ini Alasannya

Winda/hantaran.co