Peristiwa

Warga Sumbar Diimbau Waspada, Puncak Curah Hujan November-Desember

13
×

Warga Sumbar Diimbau Waspada, Puncak Curah Hujan November-Desember

Sebarkan artikel ini
hujan
Ilustrasi hujan

PADANG, Hantaran.co – Puncak musim hujan diperkirakan bakal mengguyur Sumatera Barat pada November-Desember. Bahkan Sumbar tidak menemui musim kemarau.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau – Padang Pariaman, Yudha Nugraha kepada Hantaran.co.

“Untuk di daerah sumatera Barat sebenarnya tidak ada musim kemarau, curah hujan di Sumbar malah diperkirakan akan meningkat dan mencapai puncaknya pada bulan November-Desember,” jelas Yudha.

Lebih lanjut dikatakannya pada September ini, curah hujan berkisar antara 350-400mm.

“Untuk bulan September BMKG memprakirakan curah hujan bulanan berkisar antara 350-400mm. Dimana curah hujan berkisar antara 150-300 mm di bagian timur Sumbar dan 300-400mm di pesisir Barat. Sedangkan bulan November berkisar antara 400-450mm,” katanya lagi.

Baca Juga  Kalah Main Ludo, Pria di Pasbar Ini Tebas Leher Temannya

Peluang hari tanpa hujan (HTH), kata Yudha tidaklah panjang mengingat peluang hujan yang semakin besar.

Analisa dinamika atmosfer Sumatera Barat menunjukkan terdapat pola konvergensi aliran angin atau pertemuan massa udara basah yang berasal dari lautan hindia, penumpukan massa udara basah dalam jumlah masif tersebut menyebabkan akumulasi awan hujan tebal wilayah pesisir sumbar.

Untuk prakiraan cuaca beberapa hari ke depan, BMKG melihat peluang hujan lebat sudah mulai berkurang karena akumulasi uap air sudah mulai berkurang. Sehingga kecenderungan kondisi cuaca di Sumbar untuk lusa berawan hingga hujan ringan.

Baca Juga  Maling Kotak Amal di Lubeg, Pria Ini Terekam CCTV

Menyikapi kondisi cuaca saat ini, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat juga disertai angin kencang.

“Perlu diwaspadai dampak yang terjadi seperti rawan longsor maupun pohon tumbang,” tuturnya.

(Yesi/Hantaran.co)