Peristiwa

Gudang Kayu di Ujung Gurun Terbakar, Kerugian Ditafsir Rp30 Juta

15
×

Gudang Kayu di Ujung Gurun Terbakar, Kerugian Ditafsir Rp30 Juta

Sebarkan artikel ini
Kebakaran
Gudang Kayu di Jalan Jambu Nomor 1, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat terbakar, Selasa (19/10/2021) dini hari. Menurut Kapolsek Padang Barat, AKP Martin, kerugian dari kebakaran tersebut kurang lebih Rp30 juta. IST

PADANG, hantaran.co – Gudang Kayu di Jalan Jambu Nomor 1, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat terbakar, Selasa (19/10/2021) dini hari. Menurut Kapolsek Padang Barat, AKP Martin, kerugian dari kebakaran tersebut kurang lebih Rp30 juta.

“Kita belum mengetahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut, namun kita masih melakukan penyelidikan. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Selasa (19/10/2021).

Martin mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran satu unit gudang kayu (perabot) di Jalan Jambu No. 1 Kelurahan Ujung Gurun, sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadan Tetap Dijalankan, Ini Penjelasan Pemerintah

Gudang tersebut dalam keadaan kosong yang sudah lama ditinggal oleh pemiliknya. Pemilik gudang bernama Riza Rikardi (43), warga Jalan Durian No. 5 Kelurahan Ujung Gurun.

Martin mengatakan, dari keterangan saksi yang sedang berada di sebuah warung tidak jauh dari lokasi kebakaran. Saat itu terjadi mati listrik dan keluar dari warung dan melihat api sudah membesar di sebuah gudang kayu. Melihat hal tersebut saksi langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.

Sementara itu, Kabid Ops Damkar Kota Padang Basril mengatakan, pihaknya menduga api berasal dari gudang kayu yang sudah lama tidak pakai tersebut.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Pessel Desak Penghentian Pembalakan Liar di Hulu Sungai Sariak Bayang

“Tumpukan kayu dalam gudang sulit untuk dipadamkan. Sebab, meski sudah disiram kalau masih ada baranya tetap terbakar,” ujarnya.

Dikatakannya, api baru bisa dijinakkan sekitar dua jam, namun petugas tetap siaga di lokasi menunggu api tersebut benar-benar padam, dengan mengerahkan 10 unit armada dan puluhan personil.

“Sekitar dua jam api berhasil dipadamkan, kemudian dilakukan pendinginan dan pembersihan, untuk memastikan api sudah padam,” katanya. (*)

Fardi/hantaran.co