Sumbar

Akhirnya Direhab! Gedung DPRD Kota Pariaman Mulai Dipermak Setelah Lama Dikeluhkan Warga

34
×

Akhirnya Direhab! Gedung DPRD Kota Pariaman Mulai Dipermak Setelah Lama Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini
DPRD

PARIAMAN, HANTARAN.CO – Setelah bertahun-tahun menjadi sorotan karena kondisinya yang memprihatinkan, Gedung DPRD Kota Pariaman akhirnya mulai direnovasi. Bangunan yang selama ini kerap dikeluhkan akibat plafon ambrol dan atap bocor itu kini mulai diperbaiki secara menyeluruh.

Pantauan Hantaran.co di lapangan memperlihatkan sejumlah pekerja tengah sibuk melakukan pembongkaran bagian dalam gedung. Material bangunan lama diturunkan satu per satu, sementara tumpukan bahan baru tampak memenuhi area belakang gedung, menandai dimulainya proses pembaruan struktur atap dan plafon.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Pariaman, Indra Sakti, menyampaikan bahwa renovasi dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas kedewanan. “Gedung tetap difungsikan seperti biasa, hanya saja beberapa ruangan ditutup sementara saat pengerjaan berlangsung,” ujarnya.

Baca Juga  Masyarakat Langgai Sepakat Menangkan HJ-RI di Pilkada Pesisir Selatan 

Indra menegaskan, perbaikan kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya sebatas pengecatan. Tahun ini, fokus diarahkan pada bagian-bagian vital yang rusak parah, seperti plafon bocor, jendela rusak, hingga struktur atap yang mulai lapuk.

“Kami tidak mau sekadar mempercantik tampilan luar. Tahun ini kita perbaiki akar masalahnya, termasuk kebocoran di beberapa titik yang sudah sering dikeluhkan,” jelasnya.

Renovasi yang diperkirakan rampung dalam beberapa bulan ke depan itu, menurut Indra, sangat bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan material. Ia berharap, seluruh proses dapat selesai sebelum akhir tahun sehingga gedung dewan kembali representatif dan nyaman digunakan.

Baca Juga  Kapolda Sumbar Terima Penghargaan Kategori Institusi Publik Inspiratif Bidang Kemitraan dan Kehumasan

“Kalau tidak ada kendala besar, targetnya selesai sebelum Desember. Kami juga mengajak masyarakat ikut mengawasi agar pelaksanaan renovasi berjalan transparan,” katanya.

Indra menambahkan, anggaran pemeliharaan gedung DPRD Kota Pariaman tahun ini mencapai Rp40 juta, yang difokuskan untuk memperbaiki kerusakan berat seperti loteng bocor dan bagian atap yang lapuk.