“Al-Qur’an hadir bukan hanya dalam tilawah, tetapi juga hadir dalam perilaku keseharian kita, dalam pelayanan publik, dalam solidaritas sosial, dan kebijakan kebijakan pembangunan daerah. Alquran itu sebagai hudallinas atau petunjuk bagi manusia,” kata Mahyeldi.
Ia berharap melalui ajang MTQ ini melahirkan generasi qurani, menghidupkan kompetisi yang jujur dan sportif, memperkuat tali silaturahmi, serta melahirkan qori qoriah terbaik untuk mewakili Sumbar di tingkat nasional. “Kita juga berharap dengan momentum MTQ ini, Sumbar bisa kembali bangkit dan pulih dari bencana yang melanda warga kita,” harapnya,”






