Berita

Bank Nagari Lubuk Sikaping Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

16
×

Bank Nagari Lubuk Sikaping Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini
Bank
Bank Nagari Lubuk Sikaping Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Natal dan Tahun Baru 2026. ist

PASAMAN,HANTARAN.Co — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang marak terjadi.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping, Budi Lica Chandra, sebagai bentuk komitmen bank dalam melindungi keamanan dan kenyamanan nasabah.

Budi Lica Chandra saat dihubungi, Rabu (24/12/2025) mengatakan, momentum akhir tahun kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan dengan berbagai cara, terutama melalui media digital. Modus yang digunakan pun semakin beragam dan canggih, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati.

Ia menjelaskan, beberapa modus penipuan yang sering ditemukan antara lain penawaran promo diskon dan hadiah palsu yang mengatasnamakan Bank Nagari. Penipu biasanya menyebarkan informasi melalui pesan singkat, media sosial, maupun tautan tidak resmi yang mengarahkan korban ke situs palsu.

Baca Juga  Menkeu Sebut Pajak Tumbuh 9,5 Persen, Bea Cukai 30,4 Persen

Baca juga : Anggota DPR RI Dapil Sumsel Serahkan Alsintan Untuk Kelompok Tani Se Tanah Datar

Selain itu, modus lain yang kerap terjadi adalah pelaku yang mengaku sebagai petugas bank. Pelaku akan menghubungi nasabah dan meminta data pribadi dengan alasan verifikasi, pembaruan sistem, atau klaim hadiah. Padahal, Bank Nagari tidak pernah meminta data rahasia nasabah melalui cara tersebut.

Modus phishing juga menjadi ancaman serius, di mana nasabah diarahkan untuk mengklik tautan mencurigakan yang menyerupai situs resmi bank. Jika nasabah lengah dan memasukkan data pribadi, maka informasi tersebut dapat disalahgunakan oleh pelaku.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ ke 41

Tidak hanya itu, Budi Lica Chandra juga mengingatkan adanya penipuan berkedok donasi bencana yang mengatasnamakan Bank Nagari. Pelaku memanfaatkan rasa empati masyarakat untuk mengumpulkan dana secara ilegal dengan mencatut nama bank.

“Kami mengimbau nasabah agar selalu memastikan kebenaran setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan transaksi keuangan,” ujar Budi Lica Chandra. Ia menegaskan bahwa kehati-hatian merupakan kunci utama dalam mencegah kerugian akibat penipuan digital.