PADANG, HANTARAN.Co — Setelah melewati masa gangguan layanan yang cukup panjang, kabar baik akhirnya datang bagi warga di wilayah utara Kota Padang. Air Intake Palukahan kini telah kembali mengalir dan resmi masuk ke sistem pengolahan, menandai dimulainya kembali operasional distribusi air bersih.
Dilansir dari akun media sosial Instagram Perumda Air Minum Kota Padang, Direktur Utama Hendra Pebrizal mendampingi kunjungan Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda berada di pengelolaan Air Taban yang sudah berfungsi dan mengalir ke tempat pengolahan.
Hendra Pebrizal mengatakan, sesuai dengan target bahwa jalur pipa air baku yang dipasang di Intake Palukahan sudah terpasang, Rabu (24/12/25), katanya.
Baca juga : Satpol PP Padang Amankan 12 Remaja yang Diduga Konsumsi Alkohol di Batang Arau
Pada rabu (24/12/25) siang airnya sudah masuk kepengolahan IPA Taban, saat ini mudah-mudahan bisa mengalir kepermukiman masyarakat dan hal ini dikarenakan pipanya masih kosong, ini membutuhkan waktu 4 jam hingga 6 jam airnya akan mengalir, lanjutnya.
Ketika pertama mengalir akan keluar endapan lumpur dari pipa karena pipa tersebut masih kosong, jika masih ada pelanggan yang belum teraliri air bersih dipersilahkan melapor ke kantor Perumda Air Minum terdekat dan bagi masyarakat yang masih terdampak maka Perumda AM akan memberikan pelayanan mobil tangki dan tedmon, ujarnya.
Pihak pengelola menyampaikan bahwa proses pengaliran air saat ini sedang berlangsung secara bertahap. Pelanggan di Daerah Layanan Utara, meliputi Koto Tangah, Kuranji, sebagian Nanggalo, dan sebagian Padang Utara, diharapkan sudah mulai menerima pasokan air bersih dalam waktu dekat.
Meski demikian, masyarakat diminta bersabar karena proses normalisasi tekanan dan distribusi masih terus dilakukan agar aliran air dapat berjalan optimal dan merata ke seluruh pelanggan.
Manajemen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama masa gangguan layanan. Permohonan maaf juga disampaikan atas ketidaknyamanan yang terjadi, sembari menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan keandalan pelayanan air bersih ke depannya. (*)





