Sumbar

Perayaan Tahun Baru 2026 Diimbau Tanpa Hura-hura, Sumbar Masih Berduka

1
×

Perayaan Tahun Baru 2026 Diimbau Tanpa Hura-hura, Sumbar Masih Berduka

Sebarkan artikel ini
tahun

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta melalui Kabid Humas Polda Sumbar selaku Kasatgas Humas Operasi Lilin Singgalang 2025, Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya preventif Polri untuk meminimalisir risiko kecelakaan di tengah meningkatnya volume kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Pemberlakuan buka-tutup Jalur Lembah Anai ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, mengingat tingginya arus lalu lintas serta kondisi jalur yang memerlukan pengawasan ekstra,” ujarnya kepada Haluan, Selasa (30/12).

Selain pengamanan dan rekayasa lalu lintas, Polda Sumbar juga mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat. Mengaantisipasi peningkatan mobilitas warga, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar melancarkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui Operasi Lilin Singgalang 2025–2026.

BACA JUGA  Berkunjung ke Sumbar, Raffi Ahmad Sebut Zico Basko Sultan Padang

Dalam rangkaian operasi tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar menekankan pentingnya kesiapsiagaan setiap pengemudi dengan melengkapi kendaraan pribadi menggunakan peralatan darurat yang wajib tersedia di dalam mobil.  “Langkah ini penting untuk meminimalisir risiko fatal saat terjadi kondisi tidak terduga di perjalanan,” ujarnya kepada Haluan, Selasa (30/12).

Menurut Dirlantas, keselamatan berlalu lintas tidak hanya bergantung pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga kesiapan pengemudi menghadapi situasi darurat, baik terkait gangguan kesehatan, kerusakan kendaraan, maupun potensi kebakaran.

BACA JUGA  Pelaku Curat di Ranah Pesisir Berhasil Ditangkap, Terekam Jelas di CCTV Korban

Peralatan utama yang ditekankan antara lain medical kit atau kotak P3K untuk pertolongan pertama, repair kit guna menangani perbaikan ringan kendaraan, serta alat pemadam api ringan (apar) untuk mengantisipasi kebakaran akibat korsleting listrik atau gangguan teknis kendaraan.

“Edukasi keselamatan ini disampaikan secara visual dan komunikatif melalui berbagai media publikasi Ditlantas Polda Sumbar agar mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat pengguna jalan,” katanya.