Nasional

Pemerintah Pusat Sudah Gelontorkan Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sumatera

1
×

Pemerintah Pusat Sudah Gelontorkan Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Pusat

Selain bantuan perbaikan rumah, Tito menjelaskan bahwa pemerintah juga menyiapkan bantuan pendukung lainnya. Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan perabotan sebesar Rp3 juta per keluarga, bantuan ekonomi Rp5 juta, serta bantuan lauk pauk senilai Rp15 ribu per hari selama tiga bulan.

Mendagri menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah percepatan dan keakuratan data penerima bantuan. Data yang digunakan harus berbasis by name by address dan disusun oleh pemda setempat.

“Kami harapkan kalau sudah didapat data yang rusak ringan dan rusak sedang, kami hitung lebih kurang 106.370 rumah. Ini lebih kurang dua per tiga dari jumlah yang rusak. Artinya kalau ini diberikan segera, maka mereka kembali sambil sudah bantu dibersihkan, kembali diisi oleh Kemensos, uang lauk pauknya lewat Kemensos. Itu bisa mengurangi pengungsi,” katanya.

BACA JUGA  Menag Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah

Sebagai langkah penyesuaian kebijakan, Kemendagri juga telah menerbitkan surat edaran kepada tiga provinsi serta 52 kabupaten/kota terdampak, beserta pimpinan DPRD setempat, sebagai payung hukum untuk melakukan perubahan APBD. Langkah ini dinilai penting karena kondisi pascabencana membuat APBD yang disusun sebelum bencana tidak lagi relevan.

“Untuk itu APBD yang dibuat sebelum bencana, itu sudah tidak relevan. Kami memberikan surat edaran sebagai payung hukum untuk rekan-rekan kepala daerah tersebut, 52 plus tiga provinsi, dan juga pimpinan DPR masing-masing untuk melakukan APBD perubahan, menyesuaikan dengan kondisi yang baru,” kata Tito.

BACA JUGA  IDI Siap Bantu Vaksinasi Jutaan WNI