Jakarta, hantaran.Co–Orangtua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan gadget pada anak. Tanpa pengawasan yang tepat, kebiasaan bermain gadget secara berlebihan dapat memicu kecanduan.
Di era digital, gadget memang sulit dipisahkan dari kehidupan anak-anak. Namun, penggunaan tanpa batas berpotensi menimbulkan dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan fisik, perkembangan emosi, hingga kemampuan bersosialisasi. Karena itu, peran orangtua dalam mengatur dan mengawasi waktu layar (screen time) menjadi sangat penting.
Baca Juga : 9 Daerah di Sumbar Berstatus Transisi Darurat
Melansir Innovative Learning Center, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kecanduan gadget.
Pertama, orangtua disarankan membatasi durasi penggunaan gadget sesuai usia. American Academy of Pediatrics (2013) dan Canadian Paediatric Society (2010) merekomendasikan di bawah usia dua tahun tidak menggunakan gadget sama sekali, termasuk televisi, ponsel, dan tablet. Sementara anak usia 2–4 tahun dibatasi kurang dari satu jam per hari, dan anak usia lima tahun ke atas maksimal dua jam per hari untuk keperluan hiburan di luar aktivitas belajar.
Kedua, tetapkan jadwal khusus penggunaan gadget. Dengan adanya batas waktu yang jelas, akan terbiasa disiplin. Orangtua juga dianjurkan menyediakan aktivitas alternatif, seperti bermain di luar rumah, membaca buku, atau permainan kreatif agar anak tidak terus bergantung pada layar.
Ketiga, hindari memberikan akses gadget secara bebas. Televisi dan komputer sebaiknya ditempatkan di ruang keluarga agar tetap dalam pengawasan. Untuk ponsel atau tablet, biasakan meminta izin sebelum menggunakan dan mengembalikannya setelah selesai.
Keempat, terapkan area bebas gadget di lingkungan rumah, seperti meja makan, kamar tidur, atau saat berada di dalam mobil. Aturan ini bertujuan membangun kebiasaan berinteraksi tanpa perangkat digital.
Kelima, ajarkan pengendalian diri sejak dini. Melatih untuk menahan keinginan bermain gadget membutuhkan proses. Orangtua perlu memberikan pemahaman secara bertahap serta apresiasi ketika anak mampu mematuhi aturan yang telah disepakati.
Dengan pendampingan yang konsisten, bisa membuat terhindar dari risiko kecanduan gadget.






