“Balap liar dan tawuran akan terus kita perangi. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau bisa, betul-betul zero,” tegasnya.
Kapolda menutup refleksi akhir tahun 2025 dengan pesan sederhana, perubahan rasa aman kini mulai dirasakan masyarakat Sumatera Barat. Khususnya Kota Padang yang bener waktu belakangan telah diresahkan dengan maraknya aksi tawuran dan balap liar.
“Alhamdulillah, sekarang masyarakat sudah tidak takut lagi keluar rumah jam satu atau dua malam. Itu yang paling penting,” pungkasnya.






