Peristiwa

Banjir Sungai Batang Ulakan Rendam Kampuang Galapuang, 170 KK Mengungsi

7
×

Banjir Sungai Batang Ulakan Rendam Kampuang Galapuang, 170 KK Mengungsi

Sebarkan artikel ini

Ali Waldana menegaskan, peran aktif masyarakat dan relawan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabanjir. Meski kondisi mulai membaik, ia mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sementara itu, pemerintah nagari terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi kesehatan warga terdampak tetap terpantau, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan akibat cuaca ekstrem.

Di tengah upaya pemulihan, rasa trauma masih membekas di kalangan warga. Hasnah, seorang ibu rumah tangga dari Korong Rajang, mengaku masih diliputi ketakutan.

Baca Juga  Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Sepekan ke Depan

“Kami khawatir banjir datang lagi dengan kondisi yang lebih parah. Sampai sekarang aktivitas sehari-hari juga belum bisa berjalan normal,” ujarnya lirih.

Banjir Sungai Batang Ulakan kembali menjadi pengingat rapuhnya kawasan permukiman di sepanjang aliran sungai, sekaligus menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang kian tak menentu. (*)