Jakarta, hantaran.Co–Musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat menyisakan persoalan panjang dalam proses pemulihan sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat. Selain bantuan material, warga terdampak membutuhkan dukungan moral dan semangat kebersamaan untuk bangkit dari situasi sulit.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumbar II, Nevi Zuairina, menilai kehadiran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Sumatera Barat menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan tersebut. Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan kepedulian sekaligus dukungan nyata bagi masyarakat korban bencana.
Ia menilai, penanganan pascabencana tidak hanya bergantung pada aspek teknis dan logistik, tetapi juga membutuhkan kekuatan batin, keteguhan iman, serta kerja kolaboratif lintas elemen masyarakat. Politisi perempuan PKS itu menegaskan bahwa kehadiran Presiden PKS ke Sumbar bukan semata untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan, melainkan membawa pesan penguatan nilai, harapan, dan optimisme bagi masyarakat yang sedang diuji musibah.
Baca Juga : Baguna PDI Perjuangan Bantu Korban Banjir
“Sumbar memiliki modal sosial yang kuat untuk bangkit. Sejarah panjang masyarakat Minangkabau dan Bugis yang dikenal mandiri, ulet, dan berdaya saing menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi bencana,” katanya kepada media kemarin di Padang.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Sumbar dapat kembali menjadi salah satu basis kekuatan PKS sekaligus etalase politik gagasan dan politik sosial, dengan Kota Padang sebagai wajah keterbukaan dan pelayanan publik yang berkeadilan.
Dalam refleksinya, Nevi menekankan pentingnya menghidupkan kembali peran Sumatera Barat sebagai gudang ulama dan pusat lahirnya pemikir besar bangsa, sebagaimana tercatat dalam sejarah daerah tersebut.
Menurutnya, spirit bumi ulama perlu dibangkitkan melalui kaderisasi yang unggul, penguatan fungsi masjid sebagai pusat peradaban, serta dakwah yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan media sosial.
Terkait bencana banjir bandang, Anggota Komisi VI DPR RI ini mengajak masyarakat untuk memandang musibah sebagai bagian dari takdir Allah SWT yang mengandung hikmah dan pelajaran.
Ia mengingatkan bahwa setiap ujian yang dihadapi dengan kesabaran, ketakwaan, dan keikhlasan akan berujung pada kebaikan. Semangat saling membantu dan kepedulian sosial dinilainya menjadi fondasi penting pemulihan.
Nevi menegaskan bahwa perjuangan pascabencana tidak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, partai politik, relawan, dan masyarakat. “Kunjungan Presiden PKS ini diharapkan menjadi penguat semangat warga Sumbar untuk bangkit dan menata kembali kehidupan,” pungkasnya.






