Padang, hantaran.Co–Mikadzuki Japanese Club atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mikadzuki J-Club menjadi salah satu komunitas jejepangan yang aktif mewadahi minat dan bakat anak muda di Kota Padang, khususnya di bidang cosplay. Komunitas ini resmi berdiri sejak 20 September 2022.
Mikadzuki J-Club berangkat dari kesamaan hobi para pendirinya terhadap dunia cosplay dan budaya Jepang. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini tumbuh menjadi ruang berkumpul bagi para wibu di Padang bahkan se-Sumatera Barat.
Founder Mikadzuki J-Club, Aldo, mengatakan awal berdirinya komunitas tersebut diinisiasi oleh delapan orang. Namun, karena kesibukan pekerjaan, kini tersisa lima orang founder yang masih aktif mengelola komunitas. “Kami berlima berangkat dari satu hobi yang sama, yaitu cosplay. Dari situlah Mikadzuki dibentuk sebagai tempat menyalurkan minat dan kreativitas,” ujar Aldo, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga : Wisatawan Diimbau Waspada Saat Berkunjung ke Sumbar
Sejak berdiri, kerap berpartisipasi dalam berbagai ajang lomba dan tampil di panggung acara kebudayaan Jepang, terutama Bunkasai yang rutin digelar di sejumlah kampus di Padang.
Beberapa kampus yang sering menjadi lokasi kegiatan tersebut antara lain Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Andalas (Unand), Universitas Bung Hatta (UBH), serta Politeknik Negeri Padang (PNP).
Berbekal pengalaman mengikuti berbagai kegiatan, perkumpulan ini kemudian dibentuk sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan bakat, mencatatkan prestasi, serta berkreasi secara positif di dunia cosplay dan jejepangan.
Aldo menegaskan tidak ada aturan ketat bagi siapa pun yang ingin bergabung. Mikadzuki terbuka bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap budaya Jepang. “Kami tidak memaksa siapa pun untuk bergabung. Kalau cocok, silakan. Kalau tidak, juga tidak masalah,” katanya.
Untuk mempererat kebersamaan, rutin menggelar gathering dua kali dalam sebulan di Taman Budaya. Kegiatan ini diisi dengan diskusi internal serta aktivitas santai antaranggota.
Selain itu, komunitas ini juga memiliki empat divisi, yakni cosplay, music, creative, dan dance. Masing-masing divisi dikelola oleh kepala divisi dan diisi anggota sesuai minat dan bakatnya.
Saat ini, Mikadzuki J-Club memiliki lebih dari 40 anggota aktif. Beragam kegiatan dilakukan mulai dari pembuatan kostum dan properti, latihan musik dan tari, hingga produksi konten kreatif untuk media sosial.
Salah satu pencapaian terbesar Mikadzuki adalah sukses menggelar acara bertajuk Mika no Galaxy pada 21–22 September 2024. Acara tersebut mendapat respons positif dari komunitas jejepangan di Padang dan Sumatera Barat.
Ke depan, Aldo berharap Mikadzuki J-Club dapat terus solid, berkembang, serta kembali menyelenggarakan Mika no Galaxy jilid kedua, sekaligus membawa nama komunitas ini dikenal hingga tingkat nasional.






