SerbaSerbi

Mitigasi Bencana Banjir Perlu Dipahami Anak Sejak Dini

1
×

Mitigasi Bencana Banjir Perlu Dipahami Anak Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Mitigasi

Padang, hantaran.Co–Anak-anak menjadi kelompok yang rentan saat bencana banjir terjadi. Karena itu, pemahaman mitigasi bencana sejak dini dinilai penting agar mereka mampu bersikap tepat dan aman dalam situasi darurat. Koordinator Wilayah Relawan I-DERU Sumbar, Falerino Tanjung, membagikan sejumlah panduan sederhana yang perlu dipahami anak-anak saat menghadapi banjir.

Menurut Falerino, kunci utama menghadapi bencana adalah ketenangan. Ia menekankan moto “jaga, tenang, selamat” sebagai rumus dasar yang harus diingat semua kalangan, termasuk anak-anak. “Saat bencana, yang paling penting adalah tetap tenang dan tanggap secara tepat,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga : Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang Juara 3 Duta Kesehatan Indonesia

BACA JUGA  Empat Peninggalan Kolonial Yang Masih Dipakai Pemerintah di Padang

Langkah pertama yang perlu dipahami anak adalah mengenali tanda-tanda awal banjir. Anak-anak diminta waspada jika mendengar suara sirene, kentongan, atau pengumuman banjir melalui media elektronik. Tanda-tanda tersebut menjadi isyarat untuk segera bersiap dan mengikuti arahan orang dewasa.

Langkah berikutnya adalah menyiapkan tas siaga bencana. Tas ini dapat menggunakan tas sekolah yang berisi air minum, selimut, serta pakaian ganti untuk kebutuhan dua hingga tiga hari. Tas siaga sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau agar bisa dibawa dengan cepat saat evakuasi.

Selain itu, anak-anak juga perlu mengenal dan menghafal jalur evakuasi di lingkungan sekitar rumah. Mereka dianjurkan mengikuti rambu atau tanda evakuasi yang telah ditetapkan, serta menghafal nomor telepon penting, terutama keluarga inti dan kerabat terdekat.

BACA JUGA  Ini Dia Pemenang Lomba Video Kreatif 2023 Digelar Anggota DPRD dan Dispora Sumbar

Saat air mulai meninggi, anak-anak diminta segera menuju tempat yang lebih tinggi dan aman dari potensi longsor. Mereka juga harus menghindari genangan air karena berisiko membawa penyakit, arus listrik, dan gangguan hewan berbahaya. Falerino mengingatkan agar anak tidak bermain di area banjir serta tetap bertahan di lokasi aman sambil memberi tanda kepada tim penolong untuk dievakuasi.

Dengan pemahaman mitigasi yang sederhana dan berulang, diharapkan anak-anak lebih siap dan selamat saat banjir melanda.