Olahraga

Kalah 1-0 dari PSIM, Pelatih Semen Padang FC Murka ke Wasit

22
×

Kalah 1-0 dari PSIM, Pelatih Semen Padang FC Murka ke Wasit

Sebarkan artikel ini
dejan

Padang, hantaran.Co–Semen Padang FC menelan kekalahan atas tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0 di Stadion Sultan Agung Bantul pada pekan 16 BRI Super League, Minggu (4/1/2026). Pelatih Kepala Semen Padang FC Dejan Antonic murka dengan kepemimpinan wasit.

Gol tunggal yang diciptakan Jose Pedro Magalhaes Valente dari titik putih menggugurkan harapan tim kebanggaan Ranah Minang untuk membawa pulang poin kembali ke Padang. Namun Dejan Antonic menyoroti bagaimana Ko Hyunjing memimpin pertandingan, beberapa keputusan kontroversi menurutnya. Bahkan Dejan Antonic mengaku tidak lagi peduli dengan hasil laga saking dirinya muak dengan keputusan wasit.

“Kalau timnya lebih bagus tidak masalah, tim lawan lebih bagus kita shake hand (salaman), tapi kalau seperti ini tidak membantu PSIM dan sepak bola Indonesia, kenapa sepak bola kita seperti ini,” ujarnya pada sesi jumpa pers

Baca Juga : Semen Padang FC dalam Kondisi Pincang, Sanggupkah Raih Poin dari PSIM ?

BACA JUGA  Usai Kalahkan Persijap, Semen Padang FC "Ogah" ke Padang

Pelatih Semen Padang FC Nilai Beberapa Keputusan Kontroversi

Beberapa keputusan dinilai kontroversi oleh Dejan, namun insiden penalti untuk tim PSIM Yogyakarta yang membingungkannya. Menurutnya wasit memberikan keputusan sendiri tanpa pengecekan var karena var sempat tidak berfungsi.

“Menit awal sampai menit 15 an var tidak jalan, setelahnya baru berfungsi. Dia buat keputusan sendiri, ini tidak logic,” ujarnya.

Bahkan dengan luapan emosi, Dejan Antonic tidak ingin lagi Ko Hyunjing menjadi wasit yang memimpin pertandingan di Indonesia. Sebab, baginya wasit telah mencuri keadilan di lapangan di tengah anak asuhnya berjuang selama bertanding.

“Semoga dia tidak datang lagi, semoga tidak datang lagi di Indonesia. Laga ini kita buat tim dari pemain yang ada bukan yang kita mau karena banyak yang absen, tapi dia datang dan bunuh kita dari belakang. Saya sakit hati,” ujarnya

BACA JUGA  Persija Gagal Berikan Hadiah ke The Jakmania, Pemain Tak Jalankan Taktik dengan Baik

Baginya kalah, menang dan imbang itu adalah biasa dalam sepak bola. Namun pentingnya untuk menjaga kualitas pertandingan demi kemajuan sepak bola Indonesia. Sebab, jika kualitas liga lokal meningkat maka akan berpengaruh terhadap timnas Indonesia.

“Kita harus perbaiki semuanya, kalau kita mau berubah timnas kita pun akan lebih bagus,” ujarnya

Katanya, pernyataan kritik atas kinerja wasit bukanlah bentuk protes karena timnya baru saja dikalahkan. Melainkan hal itu bertujuan agar kejadian serupa tak lagi terulang di pertandingan lain.

“Kalau orang bilang Dejan protes, NO. saya hanya mau kedepannya jangan seperti ini. Ini contoh buruk,” ujarnya

Terakhir ia tegaskan, Semen Padang FC hanya ingin berjuang mendapatkan poin di setiap pertandingan untuk keluar dari zona merah.“Saya tidak minta apapun, cuman fairplay,” tegasnya.