PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co — Suasana Kampung Lapau Macang, Nagari Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, mendadak gempar pada Senin (5/1/2026) siang. Seorang warga setempat ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri di rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB.
Korban diketahui bernama Zainal alias Inal (59), seorang tukang bangunan yang selama ini dikenal cukup baik dan mudah bergaul dengan masyarakat sekitar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh sang istri, Epis (53), yang baru saja pulang dari kantor Wali Nagari Koto VIII Pelangai.
Wali Nagari Koto VIII Pelangai, Safridul, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban telah lama menderita sakit yang tak kunjung sembuh selama kurang lebih dua tahun terakhir.
Baca juga : Dejan Antonic Serahkan ke Manajemen Semen Padang FC Soal Wasit Usai Kalah 1-0 dari PSIM
“Korban ini sudah dua tahun sakit. Sakitnya berbeda dengan sakit pada umumnya dan sampai sekarang belum ditemukan obat yang cocok. Kalau ada warga yang datang menjenguk dan melihat kondisinya sakit, sering kali diusir. Dari situ terlihat kondisi korban sudah mengalami tekanan, seperti stres atau depresi,” ujar Safridul pada wartawan melalui sambungan telepon.
Menurut keterangan warga, sejak mengalami sakit menahun, korban mengalami perubahan perilaku. Selain sering mengeluhkan gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan asam lambung, korban juga lebih banyak mengurung diri dan menjauh dari lingkungan sekitar.
Padahal sebelumnya, korban dikenal sebagai sosok pekerja keras yang menggantungkan hidup dari pekerjaan sebagai tukang bangunan. Ia merupakan warga asal Lakitan, Kecamatan Lengayang, yang kemudian menetap di Kampung Lapau Macang setelah menikah dengan warga setempat.
Tragedi ini terjadi saat istri korban pergi ke kantor wali nagari untuk mengecek Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Saat meninggalkan rumah, kondisi korban masih terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
“Ketika istrinya berangkat ke kantor, semuanya masih baik-baik saja. Namun sepulang dari kantor, ia justru mendapati suaminya sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ucap Safridul.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Lapau Macang. Kejadian tersebut juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi warga yang menderita penyakit kronis dan membutuhkan dukungan berkelanjutan dari keluarga, lingkungan, serta layanan kesehatan. (h/kis)






