BeritaPeristiwa

Pria Lansia Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Ranah Pesisir, Berikut Keterangan Polisi

11
×

Pria Lansia Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Ranah Pesisir, Berikut Keterangan Polisi

Sebarkan artikel ini
Pria
Pria Lansia Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Ranah Pesisir, Berikut Keterangan Polisi. ist

PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co — Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di Kampung Lapau Macang, Nagari Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (5/1/2026) siang. Peristiwa tersebut dibenarkan pihak kepolisian berdasarkan Laporan Tuntas (LT) Polsek Ranah Pesisir.

Kapolsek Ranah Pesisir IPTU Okdianto, dalam laporan resminya menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di dalam rumah korban yang beralamat di Lapau Macang.

Korban diketahui bernama Zainal, 59 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan perkebunan. Ia ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri, Epis (55), sepulang dari keperluan di luar rumah.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, istri korban meninggalkan rumah dan korban berada sendirian. Saat kembali sekitar pukul 12.30 WIB, saksi tidak dapat masuk ke rumah karena seluruh pintu dan jendela dalam keadaan terkunci,” ujar IPTU Okdianto dalam keterangannya.

Baca juga : Benny Utama Jenguk Korban Penganiayaan di Rao, Minta Kasus Ditangani Serius dan Transparan

BACA JUGA  Tim Gabungan Turun ke Pasar Sago, Sejumlah Pelanggar Perda Disanksi

Karena merasa khawatir, Epis kemudian membobol salah satu jendela rumah untuk masuk ke dalam. Setibanya di dalam rumah, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam kamar, dengan leher terlilit kain yang diikatkan ke kayu loteng rumah. Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar oleh tetangga korban, Endang (47), yang kemudian datang ke lokasi.

Tak lama berselang, warga sekitar juga berdatangan ke rumah korban. Menurut keterangan saksi, saat pertama kali ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Namun, jenazah tidak langsung diturunkan dan menunggu kedatangan petugas dari Polsek Ranah Pesisir serta tenaga medis dari Puskesmas Balai Selasa.

Petugas kepolisian bersama tim medis selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dokter jaga IGD Puskesmas Balai Selasa melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau kelainan pada bagian luar tubuh korban.

BACA JUGA  Kasus Narkoba Turun Drastis di Nagari Lubuk Gadang, Dirresnarkoba Polda Sumbar Puji Kampung Sariak Taba Berani Perangi Narkoba

Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menyatakan akan langsung menyelenggarakan pemakaman jenazah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi oleh ahli waris dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar, korban diketahui telah mengidap penyakit asam lambung sejak sekitar satu tahun terakhir. Sejak menderita sakit tersebut, korban disebut cenderung mengasingkan diri, jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, serta menutup diri dari tamu yang datang berkunjung.

“Korban tinggal bersama istri dan satu orang anak yang masih duduk di bangku SMP,” tambah Kapolsek.

Dalam penanganan peristiwa ini, Polsek Ranah Pesisir telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. Pihak kepolisian menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila ditemukan hal-hal baru terkait peristiwa tersebut. (h/kis)