PADANG PARIAMAN, HANTARAN.Co — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman sepanjang malam mengakibatkan putusnya jembatan penghubung Korong Maransi, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.
Selain menghubungkan antar permukiman warga, jembatan tersebut juga menjadi jalur alternatif strategis menuju Bandara Internasional Minangkabau, sehingga keberadaannya sangat vital bagi aktivitas sosial dan perekonomian warga setempat.
Pasca kejadian, warga bersama aparat gabungan dari Polairud, Polres Padang Pariaman, Tim K9, serta unsur medis bergotong royong membangun jembatan darurat menggunakan batang kelapa. Jembatan yang dibangun pada tahun 1974 tersebut putus setelah diterjang banjir pada Jumat malam, 2 Januari 2025, sekitar pukul 23.00 WIB. Jembatan yang telah berdiri puluhan tahun itu tidak mampu menahan derasnya arus air akibat curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus sejak November hingga Januari.
Baca juga : JPU Tuntut 8 Tahun Penjara Terdakwa Korupsi Dana Nagari Sungai Nyalo, Negara Rugi Rp660 Juta
AKBP Ferry Setiawan selaku Kasi Pertolongan, Penyelamatan, dan Ambulans Udara Subdit Potirga menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan normalisasi akses jembatan dengan membangun jembatan sementara. Jembatan darurat tersebut diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan dibangun menggunakan batang pohon kelapa yang merupakan sumbangan dari masyarakat setempat, sebagai solusi sementara untuk memulihkan mobilitas warga.
Puluhan Tahun Bertahan, Jembatan Korong
”Target kita hari ini harus selesai agar masyarakat dapat kembali melintas seperti semula, khususnya untuk kendaraan roda dua,” ujarnya.
Wali Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, M. Idris, menyampaikan bahwa peristiwa putusnya jembatan tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, laporan tersebut telah mendapat respons positif, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk mengusulkan pembangunan kembali jembatan tersebut agar dapat dikerjakan pada tahun ini. “Insyaallah, jembatan ini akan dibangun kembali tahun ini,” ujarnya
Ia berharap proses pembangunan kembali jembatan tersebut dapat segera direalisasikan agar akses penghubung dapat kembali berfungsi seperti semula. Menurutnya, keberadaan jembatan itu sangat vital karena menjadi jalur utama yang digunakan seluruh masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari. (h/rat)






