Ekonomi

BI Optimistis Inflasi Terkendali di Sumbar, Pekan Kedua Desember 2025 Mulai Mereda

5
×

BI Optimistis Inflasi Terkendali di Sumbar, Pekan Kedua Desember 2025 Mulai Mereda

Sebarkan artikel ini
Sumbar

Padang, hantaran.Co–Memasuki dua pekan Desember 2025, tekanan inflasi khususnya pada komoditas pangan mulai mereda. Hal tersebut tidak lepas dari berbagai upaya pengendalian harga yang dilakukan Bank Indonesia, terutama pada komoditas cabai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mohamad Abdul Madjid Ikram menyampaikan, upaya pengendalian sudah mulai menunjukkan hasil. Namun bencana hidrometeorologi yang terjadi di akhir November kembali memberikan tekanan, terutama akibat terganggunya jalur distribusi.

“Perubahan jalur distribusi menyebabkan biaya transportasi meningkat, sehingga harga pangan dan sejumlah komoditas lainnya terpaksa naik secara fundamental. Selain komoditas pangan, inflasi juga didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan yang cukup signifikan,” katanya, Senin (5/1/2026) di Padang.

BACA JUGA  Anggota DPR RI Nevi Zuairina Dorong UMKM Segera Go Digital

Baca Juga : 10 Posisisi Strategis di Lingkungan Pemko Padang Panjang Berganti Pimpinan

Ia menjelaskan, selain itu, kenaikan harga emas perhiasan mencapai sekitar 15 hingga 20 persen, dan ini turut memberikan kontribusi terhadap inflasi Sumbar sepanjang 2025. Majid membeberkan, Sumbar tercatat mengalami deflasi sebesar 0,24 persen (month to month/mtm) pada November 2025. Namun secara tahunan, inflasi masih berada di level 3,93 persen (year on year/yoy). Dengan kondisi tersebut, inflasi Sumbar hingga November 2025 tercatat sebesar 3,62 persen (year to date/ytd), berada di atas rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,51 persen.

BACA JUGA  Telkom Raih Penghargaan ICCS Summit 2025