Tanahdatar, hantaran.Co–Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian meninjau lokasi yang akan dijadikan Hunian Tetap (Huntap) dan progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di dua titik lokasi di Kabupaten Tanah Datar, Rabu(7/1/2026).
Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersedian lahan sehingga proses pembangunan hunian dapat dilaksanakan.
Baca Juga : BNPB Serahkan DTH, 98 Persen Warga Sumbar Terdampak Bencana Sudah Menerima
Sestama BNPB, Dr Rustian mengatakan, lahan yang baru tersedia untuk pembangunan Huntap seluas 1,8 hektare milik Pemerintah Daerah (Pemda) Tanah Datar di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan. Sestama juga menginstruksikan agar Bupati menyurati Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) untuk meminta lahan seluas 3 hektar.
“Jika disetujui, maka total luas kawasan Huntap terpadu ini akan mencapai 4,8 hektare yang mampu menampung seluruh warga terdampak,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun sebanyak 129 Kepala Keluarga (KK) akan ditempatkan di satu komplek terpadu ini.
Sestama Pastikan Alat Berat Dikerahkan
Sestama BNPB Dr. Rustian memastikan alat berat akan segera dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan penyiapan lahan, terutama pada kawasan 1,8 hektar yang sudah sah milik Pemkab Tanah Datar.
Katanya, Pembangunan Huntap ini direncanakan akan dibangun dengan spesifikasi yang sama dengan hunian korban erupsi Gunung Marapi yang telah dibangun sebelumnya di area bersebelahan.






