DHARMASRAYA, HANTARAN.Co — Di bawah langit pagi yang teduh di Nagari Koto Padang, langkah-langkah itu berjalan perlahan menuju sebuah pusara. Bukan sekadar ziarah, melainkan perjalanan batin untuk menunduk, mengenang, dan meneguhkan kembali arah pengabdian. Di sanalah, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menaburkan doa dan bunga di makam Penjabat Bupati pertama, almarhum Drs. H. Ahmad Munawar, M.M., Selasa (06/01/2026).
Anjangsana tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Dharmasraya sebuah momentum simbolik untuk menapak jejak sejarah dan menghormati sosok yang meletakkan pondasi awal pemerintahan daerah otonomi ini.
Rombongan Pemkab Dharmasraya disambut langsung oleh istri almarhum, Ny. Eti Ahmad Munawar. Sambutan itu menghadirkan suasana haru dan penuh kekhidmatan, seolah waktu sejenak berhenti untuk memberi ruang bagi ingatan akan dedikasi seorang perintis.
Baca juga : Lewat Aspirasi Alex Indra Lukman, Petani Dharmasraya Terima Bantuan Rp 23,13 miliar
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh adat, alim ulama, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum. Para camat, wali nagari se-Kabupaten Dharmasraya, organisasi wanita, dan insan pers turut menyatu dalam barisan penghormatan.
Satu per satu, para pimpinan daerah melangkah ke pusara. Bupati Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, Ketua DPRD Jemi Hendra, hingga unsur Forkopimda—termasuk Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kodim 0310, Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, M.M., serta istri Bupati definitif pertama Ny. Hj. Rafnelly Rafki Marlon—melakukan tabur bunga. Sebuah gestur sederhana, namun sarat makna: doa, terima kasih, dan penghormatan atas jasa besar almarhum.
Dharmasraya Mengenang Penjabat Bupati
Dalam sambutannya, Bupati Annisa menegaskan bahwa anjangsana dan ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah ruang refleksi bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Penghormatan ini merupakan pengingat bahwa Kabupaten Dharmasraya dibangun dari niat tulus, kerja keras, dan kebersamaan. Nilai-nilai pengabdian inilah yang harus terus kita rawat dan lanjutkan,” ujar Annisa.
Almarhum Drs. H. Ahmad Munawar, M.M. dilantik sebagai Penjabat Bupati Dharmasraya pada 10 Januari 2004, hanya tiga hari setelah kabupaten ini resmi terbentuk. Masa itu bukanlah masa yang mudah. Keterbatasan anggaran, belum lengkapnya perangkat pemerintahan, hingga tingginya ekspektasi masyarakat terhadap daerah otonomi baru menjadi tantangan besar yang harus dihadapi.






