AGAM, HANTARAN.Co — Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr Drs Gatot Tri Suryanta, MSi, CSFA memimpin langsung rangkaian prosesi pemakaman korban bencana galodo di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (7/1/26).
Kapolda Sumbar tiba di Kabupaten Agam sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung menuju Masjid Agung Nurul Fallah, tempat diselenggarakannya shalat jenazah.
Dengan khidmat, Kapolda bertindak sebagai imam shalat jenazah bagi korban yang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Usai shalat jenazah, rombongan kemudian bergerak menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemkab Agam di Kampung Baru Sungai Jariang untuk melaksanakan prosesi pemakaman.
Baca juga : Dharmasraya Mengenang Penjabat Bupati Pertama di Usia ke-22
Kasi Humas Polres Agam, Aiptu Ichlas Putra, SH, menjelaskan bahwa jenazah yang dimakamkan merupakan hasil temuan tim SAR gabungan dalam beberapa hari terakhir.
Kapolda Sumbar Pimpin Shalat dan Pemakaman
“Enam potongan tubuh korban yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan dimakamkan di TPU Pemkab Agam setelah sebelumnya dilakukan pengambilan sampel DNA dan penyimpanan di cold storage DVI Polda Riau di RSUD Lubuk Basung,” jelas Ichlas.
Ia menambahkan, hingga saat ini proses identifikasi korban masih terus berlangsung.
“Dari total 43 korban meninggal dunia, sebanyak 17 jenazah dimakamkan di TPU Bungus Padang dan 26 jenazah, termasuk potongan tubuh, dimakamkan di TPU Pemkab Agam di Kampung Baru Sungai Jariang. Hingga saat ini baru 13 jenazah yang berhasil diidentifikasi,” ungkapnya.






