Sumbar

Infrastruktur Dasar dan Air Bersih Jadi Prioritas, Penanganan Dampak Bencana Dikebut

1
×

Infrastruktur Dasar dan Air Bersih Jadi Prioritas, Penanganan Dampak Bencana Dikebut

Sebarkan artikel ini
Dasar

Padang, hantaran.Co–Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, saat ini persoalan infrastruktur dasar masih menjadi keluhan utama masyarakat di lapangan, mulai dari jalan dan jembatan yang rusak, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan, hingga perumahan terdampak bencana seperti hunian sementara dan hunian tetap. Menurutnya, penanganan terhadap hal itu perlu dipercepat.

“Hal yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah infrastruktur dasar dan air bersih. Ini yang harus dipercepat penanganannya,” ujar Mahyeldi saat  memimpin Focus Group Discussion (FGD) membahas percepatan penanganan infrastruktur dasar dan pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Sumbar. FGD tersebut digelar di Auditorium Gubernuran, Senin (5/1/2026) malam.

Baca Juga : Faisal Nasir Reses di ATT, Ruangan PATEN Diresmikan

BACA JUGA  Peringati Hari Pers 2022, Polda Sumbar Gelar Lomba Karya Jurnalistik

Gubernur menegaskan bahwa ketersediaan dan distribusi air minum harus menjadi perhatian bersama seluruh pihak terkait. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terputus, terutama bagi masyarakat terdampak bencana. “Air bersih ini kebutuhan dasar yang mendesak. Karena itu, penanganannya harus jelas, cepat, dan terkoordinasi,” tuturnya.

Selain itu, ia juga meminta pengerukan sungai sebagai segera dilakukan, sebagai bagian dari pengendalian risiko bencana ke depan. Beberapa sungai mengalami pendangkalan dan kerusakan tanggul, sehingga meningkatkan kerawanan saat hujan dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA  Pemko Bukittinggi Terima Penghargaan KASN

Mahyeldi meminta balai dan satuan kerja teknis untuk menyampaikan rencana serta jadwal penanganan infrastruktur dan air bersih secara terbuka agar pemerintah daerah (pemda) dapat memberikan kepastian kepada masyarakat. Melalui FGD ini, Pemprov Sumbar berharap percepatan perbaikan infrastruktur dan layanan air bersih dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.

Dalam kesempatan yang sama, Mahyeldi juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat kondisi cuaca di Sumbar yang masih fluktuatif dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi susulan.