“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah ikut serta dalam pembangunan Pasbar selama ini. Ke depan, kita harus lebih meningkatkan kerja sama, menguatkan komitmen, mengevaluasi, dan menghasilkan prestasi agar Pasaman Barat semakin baik untuk masyarakatnya,”ungkap Mahyeldi.
Mahyeldi juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat, baik yang berada di daerah maupun di rantau, dalam memberikan masukan positif bagi pembangunan. Ia menegaskan bahwa Pasaman Barat memiliki potensi besar yang harus dijaga dan dikembangkan demi kepentingan masyarakat.
Selain itu, Mahyeldi turut mengingatkan sejarah perjuangan bangsa, termasuk peran Sumatera Barat dalam kemerdekaan Indonesia. “Salah satu proklamator kemerdekaan berasal dari Sumatera Barat. Media juga memiliki peran penting dalam perjuangan bangsa, karena tanpa pemberitaan dunia tidak akan tahu bahwa Indonesia masih ada,”ujarnya.
Menutup sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa jabatan bupati dan wakil bupati bukanlah untuk kepentingan keluarga, melainkan untuk masyarakat. “Pemimpin daerah harus hadir untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun keluarga. Mari kita jaga amanah ini demi masyarakat Pasaman Barat,”tegasnya.
Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi momentum refleksi sekaligus dorongan bagi seluruh pihak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari tingkat provinsi hingga kabupaten menambah semarak peringatan hari jadi ke-22 Pasaman Barat, yang diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera. (h/fdl)






