Sumbar

Mendagri Apresiasi Penanganan Bencana di Sumbar

2
×

Mendagri Apresiasi Penanganan Bencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Mendagri

Padang, hantaran.Co–Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) atas kinerja yang cepat dan responsif dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumbar pada November 2025 lalu.

Hal itu diungkapkannya saat Rapat Koordinasi Pendataan Kerusakan Rumah, Fasilitas Umum, dan Jumlah Pengungsi Terbaru Pascabencana di Wilayah Sumatra. Rapat tersebut digelar secara virtual dari Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Mendagri memuji kekompakan Pemprov Sumbar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta bupati dan wali kota dalam menghadapi situasi darurat. “Terima kasih, Pak. Saya lihat Forkopimdanya luar biasa kompak. Bapak rapat tiap hari dengan Kapolda, Kajati, Pangdam, dan semuanya sangat bagus sekali, sehingga Sumatera Barat sangat cepat sekal. Koordinasi yang solid dan gerak cepat antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri, serta unsur Forkopimda menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana. Ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Mendagri Tito.

BACA JUGA  Atlet Sambo Yusril Mahendra Tambah Emas Sumbar di PON Bela Diri

Baca Juga Teruslah Berkepentingan dengan Sungai

Secara khusus Mendagri juga mengapresiasi adanya Dashboard Kebencanaan (dashboardbencana.sumbarprov.go.id) yang dimiliki Pemprov Sumbar. “Hebatnya di Sumatera Barat ini, saya sudah melihat langsung, sebelum bencana sudah memiliki dashboard bersama yang terkoneksi dengan semua kabupaten/kota, sehingga begitu terjadi bencana cepat sekali data terkumpul. Itu apresiasi saya kepada Buya,” kata Mendagri.

Dalam rapat yang membahas pendataan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan jumlah pengungsi pascabencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera tersebut, Mendagri menegaskan pentingnya percepatan pelaporan data kerusakan rumah warga. Ia menekankan bahwa data yang cepat, akurat, dan valid menjadi dasar utama percepatan penyaluran bantuan serta pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak.

BACA JUGA  Kempo Sumbang Lima Medali untuk Sumbar di PON Bela Diri

“Pendataan harus dilakukan secara rinci, by name by address, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, hingga rumah yang hanyut,” tutur Mendagri.

Tito menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap percepatan pemulihan pascabencana. Perhatian tersebut mencakup upaya memastikan masyarakat dengan rumah rusak ringan dan sedang dapat segera menerima bantuan dan kembali beraktivitas.