Bupati Dharmasraya itu menekankan bahwa semangat inovasi yang digaungkan pada peringatan HUT Kabupaten Dharmasraya ke-22 harus diterjemahkan dalam kerja nyata oleh setiap ASN dan unit kerja.
Annisa mendorong seluruh ASN dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk terus mengembangkan inovasi guna memudahkan pelayanan publik dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Menurut Annisa, inovasi harus menjadi budaya kerja birokrasi agar pelayanan publik semakin cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penghargaan OPSI KIPP 2025 diserahkan pada kegiatan Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Triwulan IV dan Pemberian Penghargaan OPSI KIPP 2025 yang berlangsung di Jakarta beberapa hari lalu.
Kabupaten Dharmasraya menjadi salah satu dari 24 pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia yang menerima apresiasi atas inovasi pelayanan publik yang dinilai berdampak, berkelanjutan, dan dapat direplikasi.
Selain menerima penghargaan, delegasi Kabupaten Dharmasraya juga mengikuti kegiatan Diseminasi Praktik Baik Pelayanan Publik Tahun 2025 sebagai forum berbagi pengalaman dan penguatan kebijakan inovasi pelayanan publik antar daerah. (h/mdi)





