Sementara itu, Wali Nagari Koto Taratak Suher Farmin menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang telah diberikan masyarakat. Ia menegaskan akan melanjutkan program-program positif pemerintahan sebelumnya serta membuka ruang partisipasi masyarakat.
“Jabatan ini saya terima dengan penuh rasa syukur. Dengan dukungan masyarakat, saya berharap dapat memimpin Nagari Koto Taratak secara amanah dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga,” katanya.
Anggota DPRD Pesisir Selatan Dapil III Sutera–Lengayang, Syafriyon, turut memberikan sambutan. Ia mengapresiasi Pj Wali Nagari dan panitia Pilwana atas terselenggaranya pemilihan wali nagari hingga lahirnya pimpinan definitif.
Syafriyon yang juga merupakan mantan Wali Nagari Koto Taratak periode pertama tersebut, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan meninggalkan perbedaan demi kemajuan nagari.
“Mari kita bersama-sama membangun nagari ini. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan demi Koto Taratak yang lebih baik kedepan,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Camat Sutera, Dailipal, dalam arahannya meminta Wali Nagari terpilih segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat komunikasi, serta merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat. Ia juga mengingatkan tantangan berat ke depan, khususnya dalam penyusunan APB Nagari 2026 di tengah kondisi anggaran yang mengalami pemangkasan hingga sekitar 30 persen.
“Kondisi keuangan nagari saat ini memang terbatas. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan mendukung wali nagari terpilih,” pungkasnya.
Sertijab tersebut menjadi momentum awal kepemimpinan baru di Nagari Koto Taratak dengan harapan terwujudnya pemerintahan nagari yang solid, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (h/kis)





