Sumbar

Sinkhole Situjuah Batua Jadi Sorotan, Jangan Terjebak Mitos

0
×

Sinkhole Situjuah Batua Jadi Sorotan, Jangan Terjebak Mitos

Sebarkan artikel ini
Sinkhole

Padang, hantaran.Co–Fenomena tanah berlubang atau sinkhole yang muncul di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, tidak hanya menimbulkan kekhawatiran keselamatan, tetapi juga memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat. Lubang besar berisi air jernih tersebut kini menarik perhatian warga dan berpotensi disalahartikan sebagai sumber air yang aman, bahkan dipercaya memiliki khasiat tertentu.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan instansi terkait merespons situasi tersebut dengan melakukan pemantauan serta kajian lanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat sekaligus mencegah dampak lanjutan dari fenomena alam yang masih berpotensi berkembang.

Baca Juga : Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat

Baca Juga  Pemkab Agam Tiadakan Agenda Seremonial

Di hadapan warga yang menyaksikan langsung lokasi sinkhole pada Minggu (11/1/2026), Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa air yang menggenang di dalam lubang tersebut tidak disarankan untuk dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat.

Hasil kajian awal Badan Geologi serta pemeriksaan dari Dinas Kesehatan menunjukkan kualitas air belum memenuhi standar air layak minum. Kandungan bakteri yang cukup tinggi menjadi persoalan utama yang harus diwaspadai.

“Dari sisi pH-nya, air ini berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa tolong jangan diminum. Ibaratnya seperti air di sungai pada umumnya,” ujar Vasko di hadapan masyarakat, seraya meminta warga tidak keliru memanfaatkan air dari lokasi tersebut.

Baca Juga  Lisda Hendrajoni Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan oleh Petugas PPSU

Selain persoalan kesehatan, berkembang pula keyakinan di tengah masyarakat bahwa air sinkhole memiliki khasiat penyembuhan penyakit. Menanggapi hal itu, Vasko menegaskan bahwa fenomena tersebut murni proses alam dan tidak berkaitan dengan unsur mistis.

“Tidak ada air ini untuk menyembuhkan penyakit atau demi kesehatan. Itu tidak ada,” tegasnya, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh klaim-klaim yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.