Opini

Pendekatan Pembelajaran Mendalam bagi Pendidik dan Murid

0
×

Pendekatan Pembelajaran Mendalam bagi Pendidik dan Murid

Sebarkan artikel ini
Pembelajaran

Interaksi sosial juga menjadi pilar penting dalam kualitas pembelajaran mendalam. Melalui kolaborasi dan diskusi antar-sejawat, murid diharuskan untuk mengartikulasikan pemikiran mereka dan mempertimbangkan perspektif yang berbeda.

Dialog semacam ini membantu memperjelas keraguan dan memperdalam pemahaman kolektif. Pendidik yang efektif mampu mengelola dinamika kelas sedemikian rupa sehingga setiap murid merasa aman untuk berpendapat, berdebat secara sehat, dan belajar dari kontribusi satu sama lain dalam mencapai tujuan pembelajaran bersama.

Teknologi dapat menjadi akselerator yang hebat bagi pembelajaran mendalam jika digunakan secara bijak. Teknologi juga dimanfaatkan sebagai alat untuk riset, simulasi, dan kreasi.

Dengan akses ke data global dan perangkat lunak pemodelan, murid dapat melakukan eksperimen virtual atau membuat prototipe solusi atas isu-isu lingkungan atau sosial. Di sini, pendidik berperan memandu murid untuk melakukan literasi digital agar mampu memilah informasi yang valid di tengah arus disinformasi yang deras.

Baca Juga  Galodo dan Krisis Ruang Hidup

Penilaian Pembelajaran Mendalam Mengkur Kemampuan Murid

Penilaian dalam pembelajaran mendalam harus mampu mengukur sejauh mana murid dapat menerapkan pengetahuan mereka dalam konteks yang baru dan unik. Portofolio, presentasi, dan penilaian diri sendiri merupakan bentuk evaluasi yang lebih representatif dalam menangkap pertumbuhan intelektual murid.

Pendidik perlu melihat hasil belajar bukan sebagai angka akhir, melainkan sebagai gambaran tentang perjalanan pemahaman dan perkembangan kompetensi murid secara holistik. Penerapan pembelajaran mendalam yang berkualitas menciptakan sinergi antara semangat mengajar pendidik dan rasa ingin tahu murid. Ketika murid merasakan relevansi antara apa yang dipelajari dengan dunia luar, motivasi intrinsik mereka akan tumbuh secara alami.

Baca Juga  Ikhlas Bekerja, Epyardi jadi Bupati Solok Bukan Cari Materi

Bagi pendidik, keberhasilan sejati bukan diukur dari seberapa banyak materi yang habis diajarkan, melainkan dari seberapa dalam jejak pemahaman yang ditinggalkan pada diri murid. Dengan komitmen pada kualitas, pendidikan akan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga bijaksana dalam bertindak. (*)

Oleh : Mursyidah Aulia, S.Pd

Guru SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi